Tuesday, June 25, 2019

Unduh RPP Kelas III Tema 2 Menyayangi Hewan dan tumbuhan

RPP Kelas $ Semester 1

Perangkat pembelajaran sangat perlu dimiliki oleh seorang guru. Salah satu perangkat yang wajib dimiliki oleh guru adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah suatu rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. 


Dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses (unduh), RPP dapat dikembangkan  dengan memenuhi komponen-komponen berikut:
  1. Identitas Sekolah
  2. Identitas Mata Pelajaran/tema
  3. Kelas/Semester
  4. Materi pokok
  5. Alokasi Waktu
  6. Tujuan Pembelajaran
  7. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian kompetensi
  8. Materi Pembelajaran
  9. Metode Pembelajaran
  10. Media Pembelajaran
  11. Sumber belajar
  12. Langkah-langkah pembelajaran
  13. Penilaian hasil belajar
Dalam menyusun RPP hendaknya dapat memperhatikan prinsip-prinsip berikut:
  1. Perbedaan individual peserta didik
  2. Partisipasi aktif peserta didik
  3. Pembelajaran berpusat pada peserta didik
  4. Pegembangan budaya membaca dan menulis
  5. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi, kegiatan, indikator, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  6. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  7. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
Baca juga: Unduh Prota dan Prosem Kelas 3 Semester 2

Pembelajaran Tematik pada Kelas III Semester 1 terdiri dari 4 tema. Setiap Tema terdiri dari 4 Subtema, dan setiap subtema terdiri dari 6 Pembelajaran. Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi RPP Tema 2 Menyayangi Hewan dan Tumbuhan . Tema 2 terdiri dari 4 Subtema, yaitu:
  1. Subtema 1 Manfaat Tumbuhan Bagi Kehidupan Manusia (unduh)
  2. Subtema 2 Manfaat Hewan Bagi Kehidupan Manusia (unduh)
  3. Subtema 3 Menyayangi Tumbuhan (unduh)
  4. Subtema 4 Menyayangi Hewan (unduh)
Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat. Tunggu terus update kami untuk tema-tema selanjutnya. Salam Edukasi!

Monday, June 24, 2019

Unduh RPP Kelas III Tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

RPP Kelas $ Semester 1

Perangkat pembelajaran sangat perlu dimiliki oleh seorang guru. Salah satu perangkat yang wajib dimiliki oleh guru adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah suatu rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. 


Dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses (unduh), RPP dapat dikembangkan  dengan memenuhi komponen-komponen berikut:
  1. Identitas Sekolah
  2. Identitas Mata Pelajaran/tema
  3. Kelas/Semester
  4. Materi pokok
  5. Alokasi Waktu
  6. Tujuan Pembelajaran
  7. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian kompetensi
  8. Materi Pembelajaran
  9. Metode Pembelajaran
  10. Media Pembelajaran
  11. Sumber belajar
  12. Langkah-langkah pembelajaran
  13. Penilaian hasil belajar
Dalam menyusun RPP hendaknya dapat memperhatikan prinsip-prinsip berikut:
  1. Perbedaan individual peserta didik
  2. Partisipasi aktif peserta didik
  3. Pembelajaran berpusat pada peserta didik
  4. Pegembangan budaya membaca dan menulis
  5. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi, kegiatan, indikator, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  6. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  7. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
Baca juga: Unduh Prota dan Prosem Kelas 3 Semester 2

Pembelajaran Tematik pada Kelas III Semester 1 terdiri dari 5 tema. Setiap Tema terdiri dari 4 Subtema, dan setiap subtema terdiri dari 6 Pembelajaran. Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi RPP Tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup. Tema 1 terdiri dari 4 Subtema, yaitu:

  1. Subtema 1 Ciri-ciri Makhluk Hidup (unduh)
  2. Subtema 2 Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia (unduh)
  3. Subtema 3 Pertumbuhan Hewan (unduh)
  4. Subtema 4 Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan (unduh)
Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat. Tunggu terus update kami untuk tema-tema selanjutnya. Salam Edukasi!

Unduh RPP Kelas IV Semester 1 Revisi Terbaru Semua Tema Gratis

RPP Kelas $ Semester 1

Perangkat pembelajaran sangat perlu dimiliki oleh seorang guru. Salah satu perangkat yang wajib dimiliki oleh guru adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah suatu rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. 



Dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses (unduh), RPP dapat dikembangkan  dengan memenuhi komponen-komponen berikut:

  1. Identitas Sekolah
  2. Identitas Mata Pelajaran/tema
  3. Kelas/Semester
  4. Materi pokok
  5. Alokasi Waktu
  6. Tujuan Pembelajaran
  7. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian kompetensi
  8. Materi Pembelajaran
  9. Metode Pembelajaran
  10. Media Pembelajaran
  11. Sumber belajar
  12. Langkah-langkah pembelajaran
  13. Penilaian hasil belajar
Dalam menyusun RPP hendaknya dapat memperhatikan prinsip-prinsip berikut:

  1. Perbedaan individual peserta didik
  2. Partisipasi aktif peserta didik
  3. Pembelajaran berpusat pada peserta didik
  4. Pegembangan budaya membaca dan menulis
  5. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi, kegiatan, indikator, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  6. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  7. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
Baca juga: Unduh Prota dan Prosem Kelas 3 Semester 2
Pada kesempatan ini, kami bagikan RPP Tematik Kelas IV. Pembelajaran Tematik pada Kelas IV Semester 1 terdiri dari 5 tema. Setiap Tema terdiri dari 3 Subtema, dan setiap subtema terdiri dari 6 Pembelajaran. RPP Tema 1 Indahnya Kebersamaan (Unduh) terdiri dari 3 Subtema, yaitu Subtema 1 Keberagaman Budaya Bangsaku, Subtema 2 Kebersamaan Dalam Keberagaman, dan Subtema 3 Bersyukur Atas Keberagaman.
RPP Tema 2 Selalu Berhemat Energi (unduh) terdiri dari 3 Subtema, yaitu Subtema 1 Sumber Energi, Subtema 2 Manfaat Energi, dan Subtema 3 Energi Alternatif.
RPP Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup (unduh) terdiri dari 3 Subtema, yaitu Subtema 1 Hewan dan  Tumbuhan Di Lingkungan Rumahku, Subtema 2 Keberagaman Makhluk Hidup Di Lingkunganku, dan Subtema 3 Ayo Cintai Lingkungan.

Tema 4 Berbagai Pekerjaan (unduh) terdiri dari 3 Subtema, yaitu Subtema 1 Jenis-jenis Pekerjaan, Subtema 2 Pekerjaan Di Sekitarku, dan Subtema 3 Pekerjaan Orang Tuaku.

Tema 5 Pahlawanku (unduh) terdiri dari 3 Subtema, yaitu Subtema 1 Perjuangan Para Pahlawan, Subtema 2 Pahlawanku Kebanggaanku, dan Subtema 3 Sikap Kepahlawanan.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat. Tunggu terus update kami untuk tema-tema selanjutnya. Salam Edukasi!

Saturday, June 22, 2019

Ingin Ikut SeNdiMat, Ini Contoh Makalahnya

Hallo Sahabat edukasi,
Apakah Sahabat seorang guru Matematika/Guru Kelas SD?
Sahabat ingin mengikuti kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SeNdiMat) tahun 2019 yang diadakan oleh PPPPTK Matematika?
Namun masih bingung, karena belum mempunyai contoh makalah yang pernah lolos?
Tenang saja, kali ini kami akan berbagi kumpulan makalah (Prosiding) yang pernah lolos dalam kegiatan SeNdiMat III sampai dengan SeNdiMat VI.

SeNdiMat merupakan salah satu program dari PPPPTK Matematika Jogja, sebagai upaya untuk mendukung Pengembangan Keprofesian Guru (PKB). Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2013. Secara rutin terus dilaksanakan hingga tahun ini yang ke VII. 

Sebagai bukti kegiatan, panitia selalu membuatkan Prosiding bagi peserta yang telah lolos seleksi dan mempresentasikan makalahnya. kami telah mengumpulkan 4 Prosiding dari kegiatan SeNdiMat III hingga VI. Adapun Prosidingnya dapat diunduh pada tautan berikut!
  • Prosiding SendiMat III (Unduh)
  • Prosiding SendiMat IV (Unduh)
  • Prosiding SendiMat V (Unduh)
  • Prosiding SendiMat VI (Unduh)
Semoga contoh di atas dapat dijadikan pedoman, jika ingin mengirimkan naskah untuk diikutkan pada SeNdiMat.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam Edukasi.

Friday, June 21, 2019

Surat Edaran Mendikbud No. 3 Tahun 2019 tentang PPDB

Hallo sahabat edukasi!
Kami akan memberikan informasi terupdate tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Surat Edaran Mendikbud No 3 Tahun 2019

Untuk menyikapi berbagai kendala yang terjadi dalam PPDB tahun pelajaran 2019/2020, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan baru melalui Surat Edaran No. 3 Tahun 2019.

Dalam Permendikbud No. 51 tahun 2018 dijelaskan bahwa:

  1. Jalur zonasi paling sedikit 90% dari daya tampung sekolah;
  2. Jalur zonasi paling banyak 5% di luar zonasi dari daya tampung sekolah; dan
  3. Jalur perpindahan orang tua/wali paling banyak 5% dari daya tampung sekolah
Namun, mengingat kondisi beberapa daerah yang belum mampu melaksanakan ketentuan di atas secara optimal, maka  dapat dilaksanakan sesuai ketentuan berikut.

  1. Jalur zonasi paling sedikit 80% dari daya tampung sekolah;
  2. Jalur zonasi paling banyak 15% di luar zonasi dari daya tampung sekolah; dan
  3. Jalur perpindahan orang tua/wali paling banyak 5% dari daya tampung sekolah
Perubahan ini akan dicantumkan dalam Permendikbud No. 20 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
Sehubungan dengan perubahan ini, maka diharapkan semua pihak dapat menyesuaikannya.

Untuk lebih jelasnya tentang surat edaran ini, dapat dilihat pada file berikut.


Atau dapat mengunduh pada link berikut!
Surat Edaran Mendikbud No. 3 Tahun 2019 tentang PPDB (unduh).
Bagaimana kira-kira tentang kebijakan baru ini, apakah masih memberatkan?
Sahabat bisa tulis di kolom komentar.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat

Tuesday, June 18, 2019

Perangkat Pembelajaran Tematik K-13 Kelas 1-6 Semester 2 Lengkap


Hallo sahabat edukasi!
Kali ini kami akan berbagi tentang perangkat pembelajaran untuk sekolah dasar. Selain mengajar, guru juga harus membuat berbagai administrasi kelas, diantaranya:
  1. Program Tahunan
  2. Program Semester
  3. Silabus Pembelajaran
  4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Langkah awal dalam menyusun perangkat pembelajaran, kita harus memiliki kalender pendidikan. Kalender pendidikan biasanya terbit setiap awal tahun pelajaran. Pada Kalender pendidikan, kita dapat melihat hari-hari libur, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester, dan lainnya. Dengan kalender pendididikan, maka kita akan lebih mudah dalam menyusun program pembelajaran.
Kalender Pendidikan 2019/2020 Provinsi Bali (unduh).

Selanjutnya, mulai menyusun Program Tahunan. Program tahunan berisikan alokasi waktu yang diperlukan pada setiap mata pelajaran atau tema. Program tahunan berguna bagi guru agar mengetahui cakupan Bab dalam mata pelajaran atau cakupan sub tema dalam suatu tema yang harus dipelajari selama satu tahun. Berikut Program Tahunan  kelas 1 s/d 6 (unduh).
Selanjutnya, kita membuat penjabaran dari program tahunan, yaitu program semester. Berikut contoh program semester dari kelas 1 s/d 6 (unduh).

Sebelum menyusun perangkat pembelajaran, maka perlu mengetahui Komptensi Inti dan Kompetensi Dasar yang berlaku. Untuk melihat Kompetensi Inti, kita dapat membuka Permendikbud No. 37 Tahun 2018 (unduh), yang merupakan perubahan atas permendikbud No. 24 tahun 2016.

Setelah mengetahui KI dan KD, maka selanjutnya kita perlu membuat pemetaan KD, agar lebih mudah dalam membuat perangkat. Pemetaan KD dapat dibuat berdasarkan Pemetaan KD yang ada pada buku guru. Contoh Pemetaan KD dapat dilihat pada link berikut:
Pemetaan KD kelas I s/d 6 (unduh).

Langkah selanjutnya adalah menyusun silabus pembelajaran. Silabus dapat dikembangkan dengan memperhatikan KD, Materi, kondisi siswa dan lingkungannya. Berikut beberapa contoh Silabus Pembelajaran kelas 1 s/d 6 semester 2:
Silabus Pembelajaran  Kelas I (Unduh)
Silabus Pembelajaran  Kelas II (Unduh)
Silabus Pembelajaran  Kelas III (Unduh)
Silabus Pembelajaran  Kelas IV (Unduh)
Silabus Pembelajaran  Kelas V (Unduh)
Silabus Pembelajaran  Kelas VI (Unduh)

Selanjutnya, kita dapat membuat RPP. RPP dibuat dengan memperhatikan silabus yang telah disusun. Berikut beberapa contoh RPP dari kelas 1 s/d 6 semester 2:
RPP Kelas I (unduh)
RPP Kelas II (unduh)
RPP Kelas III (unduh)
RPP Kelas IV (unduh)
RPP Kelas V (unduh)
RPP Kelas VI (unduh)
Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat!

Sunday, June 16, 2019

Permendikbud No. 16 Tahun 2019 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik

Hallo Sahabat Edukasi!
Kabar Terbaru!
Kementerian pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan peraturan untuk penataan linieritas Guru, yaitu Permendikbud No. 16 Tahun 2019. Permendikbud ini merupakan perubahan atas permendikbud No. 46 Tahun 2016.

Dalam Permendikbud ini telah mengatur linieritas Guru bersertifikat pendidik, dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
Untuk lebih jelasnya dapat membaca pada file pdf berikut!

atau dapat mengunduh pada link berikut!
Permendikbud No. 16 Tahun 2019 (unduh)
Pada jenjang TK hanya ada satu jenis guru, yaitu Guru Kelas TK. Guru yang mempunyai sertifikat pendidik selain sertifikat pendidik guru kelas TK, dapat pindah dan mengajar di TK sebagai guru kelas TK apabila mempunyai kualifikasi akademik Sarjana/Diploma IV (S1/DIV) PGTK, PGPAUD, atau psikologi.



Lampiran 1 Permendikbud No. 16 Tahun 2019 tentang Linieritas guru TK (unduh)
Pada Jenjang SD terdapat dua Jenis Guru, yaitu Guru Kelas SD dan Guru Mapel. Guru yang mempunyai sertifikat pendidik selain sertifikat pendidik guru kelas SD, dapat pindah dan mengajar di SD sebagai guru kelas SD dengan ketentuan:
  1. Guru bersertifikat pendidik Bahasa Inggris (Kode Sertifikasi 157) yang mempunyai kualifikasi akademik Sarjana/Diploma IV (S1/DIV) PGSD atau psikologi.
  2. Guru bersertifikat Pendidik guru kelas TK (kode sertifikasi 020) yang mempunyai kualifikasi akademik Sarjana/Diploma IV (S1/DIV) PGSD atau psikologi.
  3. Guru pada jenjang SMP, SMA, dan SMK atau sederajat yang telah mempunyai sertifikat pendidik tertentu, apabila mempunyai kualifikasi akademik Sarjana.Diploma IV (S1/DIV) PGSD atau psikologi.


Lampiran II Permendikbud No. 16 Tahun 2019 tentang Linieritas guru SD (unduh)



Pada jenjang SMP terdapat dua jenis guru, yaitu guru BK dan Guru Mapel. Guru yang mempunyai sertifikat pendidik  dapat pindah atau mengajar di SMP sebagai guru mata pelajaran apabila mempunyai kualifikasi akademik  Sarjana/Diploma IV (S1/DIV) sesuai dengan mata pelajaran yang diampu pada jenjang SMP.

Lampiran III Permendikbud No. 16 Tahun 2019 tentang Linieritas guru SMP (unduh)

Pada Jenjang SMA terdapat 3 jenis guru, yaitu Guru Mapel, Guru BK, dan Guru TIK. Guru yang mempunyai sertifikat pendidik  dapat pindah atau mengajar di SMA sebagai guru mata pelajaran apabila mempunyai kualifikasi akademik  Sarjana/Diploma IV (S1/DIV) sesuai dengan mata pelajaran yang diampu pada jenjang SMA.


Lampiran IV Permendikbud No. 16 Tahun 2019 tentang Linieritas guru SMA (unduh)

Pada jenjang SMK terdapat 3 jenis guru, yaitu Guru Mapel, Guru BK, dan Guru Inklusif. Guru yang mempunyai sertifikat pendidik  dapat pindah atau mengajar di SMK sebagai guru mata pelajaran apabila mempunyai kualifikasi akademik  Sarjana/Diploma IV (S1/DIV) sesuai dengan mata pelajaran yang diampu pada jenjang SMK.


Lampiran V Permendikbud No. 16 Tahun 2019 tentang Linieritas guru SMK (unduh)

Berdasarkan Permendikbud di atas, maka terdapat peluang bagi guru untuk pindah jenjang guna mengatasi masalah kekurangan jam mengajar.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pedoman oleh kita semua.

Salam edukasi.

Tuesday, June 11, 2019

Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SeNdiMat) 2019 Gratis

Seminar Nasional gratis

Hallo Sahabat Edukasi!!!
Apakah sahabat mempunyai tulisan, misalnya hasil penelitian tentang pembelajaran Matematika, namun bingung untuk seminar guna mempublikasikannya?
Kabar Gembira!!!
PPPTK Matematika kembali mengadakan Seminar Nasional Pendidikan Matematika yang ke-7 Tahun 2019.

Kegiatan ini bertujuan untuk:
  1. Mengupayakan terwujudnya budaya ilmiah di lingkungan pendidik (guru, widyaiswara, dosen) dan tenaga kependidikan matematika.
  2. Memberi wadah bertukar informasi, ide dan gagasan di antara pendidik dan tenaga kependidikan matematika, khususnya dalam mengelola pembelajaran menghadapi era revolusi industri 4.0
  3. Mendorong dan memfasilitasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), khususnya bagi guru, pendidik dan tenaga kependidikan pada umumnya.
  4. Memfasilitasi adanya ruang dialog dan peningkatan wawasan bagi sivitas akademika, pendidik, dan tenaga kependidikan matematika dalam berbagi pengalaman penelitian, karya ilmiah, dan karya inovasi untuk peningkatkan kualitas pendidikan matematika.

Kegiatan ini mengambil tema:
“Peluang dan Tantangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”

Peserta dalam kegiatan ini adalah:
  1. Guru matematika (guru kelas dan guru mata pelajaran)
  2. Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
  3. Widyaiswara Matematika
  4. Pengembang Teknologi Pembelajaran
  5. Mahasiswa pendidikan matematika/matematika
  6. Peminat dan pemerhati pendidikan matematika/matematika
Fasilitas yang diperoleh:
  • Seminar kit
  • Sertifikat
  • Makalah yang dipresentasikan diterbitkan dalam prosiding
  • Konsumsi
Ketentuan Makalah:
  1. Makalah relevan dengan tema dan belum pernah dipublikasikan;
  2. Mengikuti aturan penulisan karya ilmiah dan sesuai dengan template yang ditentukan;
  3. Template bisa diunduh di Template SeNdiMat VII 2019
  4. Sertifikat pemakalah/pembicara sesi paralel hanya diberikan pada peserta yang mempresentasikan makalahnya.

Pemakalah yang dibiayai:
PPPPTK Matematika menyediakan biaya bagi 75 pemakalah terpilih, meliputi biaya transportasi dan akomodasi selama di PPPPTK Matematika. Seleksi berdasarkan kualitas makalah lengkap. Pemakalah yang dibiayai adalah dari kalangan Guru SD/MI, Guru Matematika SMP/MTS/SMA/MA/SMK/MAK, Kepala Sekolah atau Pengawas Sekolah.

Pemakalah Mandiri:
Selain pemakalah yang dibiayai, PPPPTK Matematika memberikan kesempatan kepada 30 pemakalah mandiri. Pemakalah mandiri disediakan akomodasi selama kegiatan SeNdiMat VII berlangsung.

Pendaftaran

  1. Pendaftaran online dapat diakses di
  2. Pendaftaran peserta non pemakalah mandiri paling lambat tanggal 18 Oktober 2019. Apabila kuota telah memenuhi, maka pendaftaran peserta akan ditutup;
  3. Pengiriman abstrak dan makalah lengkap dapat dikirimkan ke alamat sendimat2019@gmail.com. Adapun aturan penamaan file makalah mengikuti pola: Nama Pengirim-Instansi-Kab/Kota-Jenjang;

Tanggal Penting:
  1. Batas pengiriman Abstrak: 16 Agustus 2019
  2. Pengumuman abstrak yang diterima: 3 September 2019
  3. Batas Akhir penerimaan Full paper: 29 September 2019
  4. Pengumuman full paper yang diterima: 11 Oktober 2019
  5. Batas akhir registrasi: 18 Oktober 2019
  6. Pelaksanaan Sendimat VII: 13 dan 14 November 2019

Info lebih lengkap dapat membaca brosur berikut



Atau dapat mengunjungi situs berikut:
http://p4tkmatematika.kemdikbud.go.id/sendimat/

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi

Saturday, June 1, 2019

Permendikbud No. 18 Tahun 2019 Tentang Perubahan Juknis BOS Reguler 2019


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengeluarkan Permendikbud No. 18 Tahun 2019 untuk menggantikan Permendikbud No. 3 tahun 2019 tentang Juknis BOS Reguler 2019.

Permendikbud No. 18 tahun 2019 lebih terinci, sehingga bendahara dapat lebih mudah dalam membuat perencanaan maupun laporan pertanggungjawaban.

Pemberian dana BOS Reguler mempunyai tujuan umum, yaitu:
  • Membantu pendanaan biaya operasi dan nonpersonalia Sekolah.
  • Meringankan beban biaya operasi Sekolah bagi peserta didik pada sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat.
  • Meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Sekolah.
Adapun sasaran dari pemberian BOS reguler adalah sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah atau masyarakat penyelenggara pendidikan yang telah terdata dalam Dapodik. Bagi Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat telah memiliki izin operasional.

Untuk lebih jelasnya mengenai perubahan Juknis dana BOS Reguler Tahun 2019, dapat membaca pada file pdf berikut

Atau dapat mengunduh Permendikbud No. 18 Tahun 2019 tentang periubahan Juknis BOS Reguler (unduh).


Baca Juga:
Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat terutama untuk para rekan-rekan bendahara BOS Reguler.

Salam Edukasi.

Wednesday, May 29, 2019

Mau Mengajukan NUPTK? Ini Juknisnya

Juknis NUPTK

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) merupakan Nomor Induk bagi seorang Pendidik atau Tenaga Kependidikan (PTK). NUPTK diberikan kepada semua PTK baik PNS ataupun Non-PNS yang memenuhi persyaratan dan ketentuan. NUPTK merupakan Nomor Identitas yang resmi digunakan untuk keperluan identifikasi dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.


Penerbitan NUPTK adalah pemberian nomor NUPTK kepada calon penerima NUPTK yang sudah memenuhi seluruh persyaratan dan sudah diajukan oleh sekolah (OPS). Penerbitan NUPTK dilaksanakan oleh PDSPK melalui aplikasi verval PTK setelah diajukan oleh satuan pendidikan.

Langkah-langkah pengajuan dan penerbitan NUPTK:
  1. PTK mengajukan penerbitan NUPTK ke Satuan Pendidikan dengan melengkapi persyaratan dalam bentuk file elektronik (hasil scan).
  2. Satuan Pendidikan mengajukan penerbitan NUPTK melalui aplikasi verval PTK dengan melengkapi semua persyaratan yang masih berlaku sesuai dengan apa yang telah ditentukan.
  3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi menerima pengajuan penerbitan NUPTK dari sekolah dalam aplikasi verval PTK dengan melakukan pemeriksaan berkas persyaratan dalam file elektronik, dalam hal keaslian cap dan tanda tangan, keaslian hasil legalisir (untuk ijazah jika tidak ada berkas yang asli, maka bisa diganti dengan SK pengganti ijazah), serta masa berlaku berkas. Apabila semua persyaratan terpenuhi dan masih berlaku diteruskan (di-approve), kalau tidak sesuai dikembalikan (ditolak).
  4. LPMP menerima pengajuan penerbitan NUPTK dalam aplikasi verval PTK dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi dengan memeriksa persyaratan dalam file elektronik. BPKLN menerima pengajuan penerbitan NUPTK dari satuan pendidikan Indonesia di luar negeri. Apabila semua persyaratan terpenuhi dan masih berlaku pegajuan diteruskan (di-approve), kalau tidak sesuai dikembalikan (ditolak).
  5. PDSPK menerima pengajuan penerbitan NUPTK dari satuan pendidikan yang sudah di-approve oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi dan LPMP/BPKLN melalui verval PTK, dengan memeriksa semua kelengkapan dan masa berlaku berkas, dan kondisi saat ini terdata di Dapodik. Apabila semua persyaratan terpenuhi dan masih berlaku, serta terdata di Dapodik sebagai guru aktif (memiliki rombel), maka pengajuan sah dan NUPTK diterbitkan, kalau tidak sesuai dikembalikan (ditolak). Pengajuan NUPTK yang dilakukan tolak SK di PDSPK tidak melalui mekanisme pengajuan NUPTK dari awal, tetapi satuan pendidikan cukup meng-upload SK yang diminta dan langsung masuk di antrian PDSPK.
Persyaratan pengajuan dan penerbitan NUPTK:
  1. PTK terdata dalam pangkalan data Dapodik dan memiliki rombongan belajar.
  2. Belum memiliki NUPTK.
  3. Bertugas di satuan pendidikan yang memiliki NPSN;
  4. Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  5. Ijazah dari pendidikan dasar sampai dengan pendidikan terakhir;
  6. Bukti memiliki kualifikasi akademik paling rendah diploma IV (D-IV) atau strata 1 (S-1) bagi Pendidik pada Satuan Pendidikan Formal;
  7. Bagi yang berstatus CPNS/PNS melampirkan: a. Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS/PNS; dan b. Surat Keputusan (SK) Penugasan dari Dinas Pendidikan;
  8. Surat keputusan pengangkatan dari Kepala Dinas Pendidikan bagi yang berstatus bukan PNS yang bertugas pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah; dan telah bertugas paling sedikit selama 2 (dua) tahun secara terus menerus yang dibuktikan melalui surat keputusan pengangkatan dari ketua yayasan atau badan hukum lainnya dan SK Penugasan/pembagian jam mengajar dari kepala sekolah/kepala yayasan bagi yang berstatus bukan PNS pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Untuk lebih jelas tentang pengajuan NUPTK dapat membaca pada file Pdf berikut!


Atau dapat mendownload filenya pada link berikut!
Juknis Pengelolaan NUPTK (unduh)

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.