Monday, July 15, 2019

Dari Pegunungan Ke Nasional, Siswa dan Guru SDN 12 Buwun Mas Lolos FL2N SD dan Inobel SD 2019

Festival dan Lomba Literasi (FL2N) SD 2019 akan dilaksanakan pada Tanggal 25 s/d 29 Juli 2019 di Kota Tanggerang, Banten. Peserta yang diundang adalah peserta yang telah lolos seleksi berdasarkan kategori yang diikuti. Adapun daftarnya dapat dilihat pada file berikut!

Pada tahun ini, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil meloloskan 5 orang siswanya, salah satunya berasal dari SDN 12 Buwun Mas. Ia adalah Yaman Sultan. Siswa Kelas V ini merupakan siswa yang pendiam, sederhana, dan baik. 
Yaman Sultan
Walaupun ia bersekolah di daerah pegunungan yang terpencil, namun tidak mematahkan semangatnya untuk belajar. Berkat bimbingan dan arahan gurunya, Putu Sudarma, S, Pd., Gr. akhirnya ia mampu lolos sebagai salah satu peserta FL2N SD 2019.

SDN 12 Buwun Mas
Ia lolos dalam bidang lomba baca puisi. Sahabat mari kita simak puisi yang ia bacakan, yaitu puisinya Chairil Anwar yang berjudul Doa.



"Saya merasa bahagia dan bangga atas prestasinya, berharap kedepannya dia makin berprestasi dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya," kata Putu Sudarma, S. Pd., Gr.
Putu Sudarma, S. Pd., Gr.
Namun, Putu sempat bingung, pasalnya di saat yang bersamaan, Guru Garis Depan (GGD) asal Buleleng Bali ini, juga lolos dalam Perlombaan Inovasi Pembelajaran Guru SD 2019. Namun ia akhirnya memilih untuk berangkat ke Surabaya untuk mengikuti workshop Perlombaan Inobel 23 s/d 26 Juli 2019. Sedangkan Sultan berangkat bersama guru lainnya. 

Sungguh luar biasa, walapun sekolahnya ada di atas pegunungan, tetap mempunyai siswa dan guru yang berprestasi. Keadaan bukanlah alasan untuk tidak berkarya dan berprestasi. Semoga Sultan dan Putu Sudarma bisa mendapatkan hasil terbaik di ajangnya masing-masing. Dan semoga mereka mampu memotivasi siswa dan guru yang ada di Lombok Barat dan sekitarnya untuk terus belajar dan berkarya.

Pengumuman Naskah terpilih Inobel SD 2019, Agung Adhitya Satu-satunya Wakil Bali di Nasional

Perlombaan Inovasi Pembelajaran untuk guru Dikdas (SD dan SMP) rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Kemendikbud melalui Dirjen GTK. Bagi yang ingin ikut harus membuat akun terlebih dahulu di https://kesharlindung.pgdikdas.kemdikbud.go.id. Kemudian mendaftar dan mengirim naskah melalui akun masing-masing.

Tujuan Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran bagi Guru SD Tingkat NasionalTahun 2019, yaitu:
  1. memotivasi guru untuk melakukan inovasi pembelajaran;
  2. memotivasi guru dalam berkarier melalui karya inovasi pembelajaran;
  3. menghasilkan karya inovasi pembelajaran yang dapat diimplementasikan;
  4. mendiseminasikan hasil inovasi pembelajaran kepada teman sejawat;
  5. memublikasikan hasil karya inovasi pembelajaran melalui prosiding ataujurnal;
  6. memberikan penghargaan kepada guru SD yang berinovasi.
Pada Tahun 2019 telah melalui tahap seleksi naskah dan terpilih 180 peserta untuk kategori SD.. Adapun Daftarnya dapat dilihat di bawah ini!



Peserta terpilih akan mengikuti Workshop Perlombaan Inovasi Pembelajaran SD Tahun 2019. Setelah mengikuti workship, maka peserta diminta menyempurnakan naskahnya, kemudian akan dipilih 34 peserta terbaik setiap kategori untuk maju ke babak final.

Tahun ini Provinsi Bali hanya diwakili oleh 1 orang, yaitu Anak Agung Putu Agung Adhitya Satria Utama, S. Pd. Beliau bertugas di SDN 3 Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Baginya, lomba ini bukan yang pertama. Pada Tahun 2015 dan 2016 ia telah menjadi Finalis. Namun karena kesibukannya, pada tahun 2017 dan 2018 sempat off dalam kegiatan ini. "Semoga Tahun ini bisa jadi finalis lagi," Ujar Pria yang akrab dipanggil Agung ini.

Anak Agung Putu Agung Adhitya Satria Utama, S. Pd. 
"Awalnya ragu akan lolos karena saingan pasti banyak media yang bebasis IT. Semoga tahun depan bisa membuat media pembelajaran berbasis IT. Kalau tahun ini, nanti saat workshop bisa memperbaiki naskah dengan meminimalisir similiarty dan memperbaiki sitasi yang masih kurang. Semoga nanti bisa lolos ke tahap selanjutnya (finalis)," Lanjutnya.

Similarity merupakan tingkat kesamaan tulisan dengan tulisan lainnya (Plagiat), terutama yang ada di internet. Biasanya batas yang masih diperbolehkan maksimal 40%. Sedangkan Sitasi merupakan kesesuaian antara kutipan dengan daftar rujukan/pustakanya. Jadi bila mengutip sebuah tulisan, maka harus mencantumkan rujukannya di daftar pustaka. Jangan sekali-kalai mencantumkan daftar rujukan yang tidak dipakai dalam tulisan. Semakin besar nilai sitasi, maka semakin bagus.

Keberhasilan Agung sebagai satu-satunya wakil Bali dalam Perlombaan Inobel 2019, tentu tidak lepas dari dukungan rekan-rekan guru SDN 3 Tegalcangkring, terutama Ibu kepala sekolah.
Nyoman Sutarmi, S.Pd. (Kepala SDN 3 Tegalcangkring)
Workshop akan dilaksanakan pada tanggal 23 s/d 26 Juli 2013 di Hotel Aria Centra, Surabaya. Semoga Agung bisa lolos ke Tahap Final dan bisa jadi Juara tahun ini dan semoga tahun depan lebih banyak lagi wakil Bali khususnya Jembrana yang bisa lolos ke Nasional.

Sunday, July 14, 2019

TIK Kembali Dalam Kurikulum 2013, Berikut Pedomannya

Hallo sahabat edukasi,
kali ini kami berbagi tentang pedoman implementasi TIK dalam pembelajaran kurikulum 2013 di sekolah.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Kurikulum 2013 dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran yang terintegrasi pada semua mata pelajaran. Untuk mewujudkannya warga sekolah seharusnya memahami dan menerapkan TIK dalam pelaksanaan kegiatan di sekolah. Oleh karena itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengatur peran guru TIK sebagaimana tercantum dalam Permendikbud RI No. 45 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Permendikbud RI No. 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013, yaitu membimbing peserta didik untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran, memberikan layanan/fasilitasi kepada sesama guru untuk persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran dan memberikan layanan/fasilitasi kepada tenaga kependidikan untuk mengembangkan sistem manajemen sekolah berbasis TIK. 

Dewasa ini, pemanfaatan TIK sebagai alat pembelajaran dalam dunia pendidikan tidaklah cukup, karena saat ini dunia global telah memasuki era revolusi industry generasi keempat atau Revolusi Industri 4.0 yang tidak dapat dihindari oleh bangsa Indonesia. 

Untuk itu, sistem pendidikan Indonesia perlu memberikan Informatika sebagai dasar-dasar pengetahuan dan kompetensi yang dapat membentuk manusia Indonesia menjadi insan yang cerdas dan punya daya saing di kawasan regional maupun global. 

Beberapa pemikiran yang melandasi pentingnya Informatika diajarkan kepada peserta didik antara lain sebagai berikut. 
  1. Di dunia digital modern yang dipenuhi dengan komputasi dan perangkat komputer, seseorang hendaknya bukan hanya pengguna di dunia yang tak dipahaminya, tetapi sebaliknya juga berperan serta secara aktif dan menguasai konsep dasar informatika. 
  2. Pemahaman konsep Informatika yang baik akan membuat peserta didik sejak usia dini dapat memanfaatkan sistem komputer dengan baik dan dapat memberikan solusi persoalan pada saat suatu sistem tak berjalan sebagaimana mestinya. 
  3. Warga dunia digital yang mampu berpikir komputasional akan mampu untuk memahami secara rasional tentang isu-isu terkait, seperti: hak kekayaan intelektual perangkat lunak, pencurian identitas, rekayasa genetika, kejahatan cyber, dan sebagainya. 
  4. Adanya standar dan framework kurikulum Informatika yang sudah dirilis dan diimplementasikan oleh negara maju, antara lain yang dirilis oleh Association for Computing Machinery (ACM), Computer Science Teacher Association (CSTA), dan lembaga nirlaba (code.org) maupun industri. 
Pada bulan Desember tahun 2018, Kemendikbud telah mengakomodasi kebijakan diselenggarakannya Informatika sebagai muatan pembelajaran di SD, SMP, SMA Sederajat. Berikut Pedoman Implementasinya!



Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat!
Salam edukasi.

Saturday, July 13, 2019

Pengumuman FL2N 2019, Kabupaten Jembrana meloloskan Satu Siswinya

Festival dan Lomba Literasi Nasional (FL2N) tingkat SD/MI Sederajat rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud. 

FL2N bertujuan untuk:
  1. Meningkatkan kreativitas siswa dalam bidang sastra (lisan dan tulis)
  2. meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menulis sebagai sarana dalam mengungkapkan pikiran dan perasaan secara estetis
  3. meningkatkan kecintaan siswa terhadap bahasa dan sastra Indonesia sebagai sarana untuk membangun karakter, jati diri, dan kebanggaan nasional
  4. memotivasi siswa untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis sejak dini
  5. mendorong peserta didik untuk menghargai dan memperkenalkan kearifan lokal
  6. mendorong semangat kebersamaan dalam keberagaman
Adapun bidang yang dilombakan yaitu:
  1. Lomba menulis cerita pendek (Cerpen)
  2. Lomba Baca Puisi
  3. Lomba Cipta Pantun,
  4. Lomba Cipta Syair, dan 
  5. Lomba Mendongeng.
Baca Juga: Pedoman FL2N SD 2019

Setelah dilakukan seleksi terhadap siswa-siswa yang telah mengirimkan naskah akhirnya terpilih peserta terpilih sebagai berikut!


Pada tahun ini, Provinsi Bali berhasil meloloskan 6 orang siswa ke Nasional. Salah satunya berasal dari Kabupaten Jembrana.


Ia adalah siswi dari SDN 2 Pengambengan, Adelia Chika Soraya.
Adelia Chika Soraya
Siswi yang akrab dipanggil Chika ini, merupakan siswi yang lugu dan pemalu, namun berkat bimbingan gurunya, Nur Yasin, S. Pd. SD Ia berhasil lolos ke tingkat nasional dalam bidang lomba baca Puisi. Pada tahap seleksi, Chika membacakan puisi yang berjudul Doa, karya Chairil Anwar.


FL2N SD akan dilaksanakan pada tanggal 25 s/d 29 Juli 2019 bertempat di Hotel Santika Premier Bintaro CBD Bintaro Jaya, Blok B7, Jl. Prof. DR. Satrio No. A3-01, Pd. Jaya, Kec. Pd. Aren, kota Tanggerang Selatan, Banten. "Saya senang banget, karena Chika berhasil lolos ke tingkat Nasional. Saya optimis Chika harus bisa menang, karena saya selalu optimis disetiap perlombaan," kata Pak Nur Yasin.
Nur Yasin, S. Pd. SD
"Modal saya hanya semangat, sekarang ini saya lagi mencari orang yang ahli dibidang puisi untuk memberikan masukan kepada Chika, karena seni tidak bisa dinikmati oleh satu orang saja," imbuhnya.

Semoga saja harapan dan kerja keras Bapak Nur Yasin dalam membimbing Chika, dan kerja keras Chika dalam berlatih bisa berbuah manis di Nasional. Lolos ke tingkat Nasional merupakan sebuah prestasi. Semoga prestasi Chika ini, mampu memberikan motivasi kepada peserta didik yang ada di Kabupaten Jembrana untuk ikut berprestasi di Ajang FL2N di tahun-tahun berikutnya.

Semua prestasi ini tentu tidak lepas dari dukungan seluruh warga SDN 2 Pengambengan, terutama kepala Sekolah, Bapak Karyono, S. Pd.
Karyono, S. Pd.
Dinas Dikpora Kabupaten Jembrana juga selalu mengingatkan agar kegiatan literasi di sekolah selalu digiatkan. "Kegiatan literasi di sekolah harus terus digiatkan untuk memperluas cakrawala wawasan peserta didik. Para guru diharapkan bisa menjadi pendamping setia peserta didik dalam pelaksanan kegiatan literasi sekolah," Ujar Bapak I Nyoman Wenten, S. Pd. (Kabid Dikdas Dikpora Kab. Jembrana).

I Nyoman Wenten, S. Pd.
Kegiatan Festival dan Lomba Literasi Nasional SD adalah salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk memperkaya kegiatan literasi sekolah. Disamping itu, kegiatan ini juga dapat mengeksplorasi kemampuan siswa dalam menulis dan membaca puisi. Kegiatan ini juga dapat memperkuat karakter siswa, yaitu karakter berani, mandiri, kerja keras, dan tanggung jawab. Semoga di tahun-tahun selanjutnya, lebih banyak sekolah yang bisa berpartisipasi dan meloloskan siswanya.

Friday, July 12, 2019

Pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKN Berprestasi Tingkat Nasional 2019

Hallo Sahabat Edukasi,
Kali ini kami akan berbagi tentang pedoman anugerah konstitusi bagi guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019. Apa saja syaratnya? Baca artikel ini sampai habis ya!
Pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKN Berprestasi Tingkat Nasional 2019
Anugerah Konstitusi Guru PPKn merupakan wahana kompetisi antar Guru PPKn dalam pembelajaran kesadaran berkonstitusi.

Tujuan penyelenggaraan Anugerah Konstitusi Guru PPKn, yaitu:
  1. Mendorong peningkatan semangat dan motivasi Guru PPKn dalam melaksanakan tugasnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. 
  2. Mendorong peningkatan budaya sadar berkonstitusi di kalangan Guru-guru PPKn dan peserta didik khususnya di lingkungan sekolah. 
  3. Mendorong tumbuhnya partisipasi para Guru PPKn secara objektif dan konstruktif dalam pelaksanaan tugas dan wewenang MK dan tugas-tugas pemerintah. 
  4. Memberikan perhatian dan penghargaan kepada Guru PPKn atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas profesionalnya.
Hasil yang diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini, yaitu: 
  1. Terpilihnya Guru PPKn terbaik secara nasional yang layak diberi penghargaan atas keberhasilannya melaksanakan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bagi peserta didik dan/atau masyarakat. 
  2. Adanya peningkatan mutu Guru PPKn untuk mencapai tujuan Pendidikan dan Kebudayaan yang berkualitas, khususnya Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi.
Peserta dalam kegiatan ini adalah:
  1. Guru Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB)/ Madrasah Aliyah (MA)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) baik Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN, yang bertugas pada satuan pendidikan di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama dari provinsi seluruh Indonesia. 
  2. Melaksanakan tugas sebagai Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Ada beberapa Persyaratan Adnministrasi yang harus dipenuhi, yaitu:
  1. Mempunyai kualifikasi Akademik paling kurang S1/DIV. 
  2. Guru PPKn atau Guru kelas untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/SMALB/MA/MAK yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. 
  3. Mempunyai masa kerja sebagai Guru PPKn dan/atau Guru kelas untuk SD/MI sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun yang dibuktikan dengan SK Pengangkatan atau Surat Penugasan dari Penyelenggara Pendidikan/Kepala Sekolah dengan melampirkan bukti fisik. 
  4. Aktif melaksanakan proses pembelajaran PPKn, dibuktikan dengan surat penugasan dari Kepala Sekolah. 
  5. Belum pernah menjadi Juara I, II, dan III Anugerah Konstitusi dari Mahkamah Konstitusi serta bukan merupakan grand finalis Anugerah Konstitusi pada Tahun 2018. 
  6. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari Kepala Sekolah) dengan diketahui oleh Kepala Cabang Dinas/UPTD atau Kepala Dinas Pendidikan atau Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota
Mekanisme Penyelenggaraan, dapat dilihat pada tabel berikut!
Mekanisme Penyelenggaraan Anugerah Konstitusi 2019
Seleksi peserta Anugerah Konstitusi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kabupaten dan Provinsi sampai dengan tingkat Nasional yang dimulai pada bulan Juli sampai dengan November 2019. Berikut jadwalnya:
Jadwal Anugerah Konstitusi 2019
Untuk lebih jelas dan lengkapnya, mengenai kegiatan Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional 2019 dapat membaca pedoman berikut!



Bagi sahabat guru SD dan PPKn bisa memanfaatkan ajang ini untuk mencari pengalaman, dan segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat, karena jika dinas pendidikan Kab/kota tidak melaksanakan seleksi, maka bisa ikut seleksi terpusat atau Daring melalui laman https://kesharlindung.pgdikdas.kemdikbud.go.id. Sebelum mendaftar sahabat harus membuat akun terlebih dahulu. Batas Pendaftaran 2 Agustus 2019.
Tampilan Laman Pendaftaran Anugerah Konstitusi Guru Kemendikbud
Demikianlah yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat!
Salam Edukasi.

Thursday, July 11, 2019

Resume Diklat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Resume diklat Peningkatan mutu pendidik
Peserta Diklat Menjawab Post Tet
Waktu pelaksanaan:
Diklat Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Jenjang SD Kabupaten Jembarana berlangsung dari tanggal 8 s/d 11 Juli 2019.

Tujuan:
Setelah mengikuti diklat, diharapkan semua peserta diklat mampu menerima materi dan dengan baik guna meningkatkan kompetensi yang dimilkinya, sehingga mampu meningkatkan kinerja di sekolah masing-masing. 

Diklat Fungsional merupakan salah satu bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Dengan demikian, agar peserta mendapatkan angka kredit (AK) yang dapat diusulkan ketika mengusulkan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK), maka harus dilengkapi dengan Laporan Diklat Fungsional, yang terdiri dari:
  1. Surat Tugas
  2. Fotocopy Sertifikat
  3. Resume Kegiatan
Bisa coba jawab soal pretes disini.

Untuk itu, maka surat tugas yang diberikan oleh kepala sekolah agar disimpan dengan baik, agar nanti ketika dibutuhkan dapat dipergunakan. Sertifikat Diklat juga harus disimpan dengan baik, agar tidak hilang. Sedangkan resume diklat bisa dibuat selama atau setelah mengikuti diklat. Agar tidak lupa, hendaknya laporan Diklat Fungsional dibuat secepat mungkin setelah mengikuti diklat. 
Arahan dari Bapak I Nyoman Wenten (Kabid Dikdas) dan Bapak I Putu Suparta (Kasi Tendik)
Dalam kesempatan ini, kami bagikan resume Diklat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan jenjang SD yang diadakan oleh Dinas Dikpora Kabupaten Jembaran Tahun 2019. Resume ini hanya contoh yang dapat lebih disempurnakan.


Resume Diklat Penguatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Jenjang SD 2019

Pendekatan Pembelajaran 

Oleh: Neni Lestari 

4 C (Critical Thingking, Creatif, Colaboratif, dan Comunikatif) dalam Pembelajaran abad 21 menuju CCl (Competensi, Caracter, dan Literasi) 

Competensi: Dalam Kurikulum 2013 terdapat 4 kompetensi yang harus dikuasai siswa, Yaitu Spriritual, Sosial, Pengetahuan, dan Keterampilan. 

Caracter: Perlu menyisipkan pendidikan karakter dalam pembelajaran, misalnya melalui tepuk PPK, Salam PPK, dan Mars PPK. 

Literasi: Literasi dasar yaitu; literasi baca tulis, literasi Numerasi, Litetrasi Sains, Literasi Digital, Literasi Financial, dan Literasi Budaya dan Kewargaan. Literasi Dasar ini diajarkan kepada peserta didik melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, menyiapkan pjok baca, membuat majalah dinding, dan lainnya. 

Dalam pembelajaran kurikulum 2013 diterapkan pendekatan ilmiah. Untuk memperkuat pendekatan ilmiah (scientific), tematik terpadu (tematik antar mata pelajaran), dan tematik (dalam suatu mata pelajaran) perlu diterapkan pembelajaran berbasis penyingkapan/penelitian (discovery/inquiry learning). Untuk mendorong kemampuan peserta didik untuk menghasilkan karya kontekstual, baik individual maupun kelompok maka sangat disarankan menggunakan pendekatan pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning). 

Prinsip-Prinsip Pembelajaran 
Oleh: Ni Kade Dwikarti 

Prinsip pembelajaran dalam kurikulum 2013 tercantum pada Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar proses, yaitu: 
  1. dari peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu; 
  2. dari guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar; 
  3. dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah; 
  4. dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi; 
  5. dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu; 
  6. dari pembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menuju pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi; 
  7. dari pembelajaran verbalisme menuju keterampilan aplikatif; 
  8. peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskills); 
  9. pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat; 
  10. pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani); 
  11. pembelajaran yang berlangsung di rumah di sekolah, dan di masyarakat; 
  12. pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah peserta didik, dan di mana saja adalah kelas; 
  13. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran; dan 
  14. Pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik.

Dupak dan Bukti Fisiknya 
Oleh: I Made Murtika 

Unsur Dupak ada 2 yaitu, Utama dan Penunjang. Unsur utama ≥90% dan unsur penunjang ≤10% dari angka kredit komulatif (AKK), artinya minimal unsur utama 90% dan bisa lebih, sedangkan unsur penunjang maksimal 10% dan boleh tidak ada. 

Unsur utama terdiri dari: 
1. Pendidikan 
Pendidikan S1 mendapat 100 Angka Kredit, S2 mendapat 150 Angka Kredit, dan S3 mendapat 200 Angka Kredit. 

2. Pembelajaran/pembimbingan (PKG) dan tugas lainnya yang relevan 
Guru mendapat tugas tambahan yang tidak mengurangi jam, 2 % atau 5% dari angka kredit pembelajaran. 

3. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) 
a. Pengembangan Diri (diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru)
Angka Kredit diklat fungsional guru
Angka Kredit Diklat Fungsional Giru
Bukti fisik yang diperlukan yaitu Fotocopy sertifikat/surat keterangan dan fotocopy surat penugasan/surat persetujuan dan laporan.

Angka kredit Kegiatan kolektif guru.
Angka Kredit Kegiatan Kolektif guru

  1. Publikais Ilmiah (Presentasi pada forum ilmiah, publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan ilmu di bidang pendidikan formal, dan publikasi buku pelajaran, buku pengayaan, dan buku pedoman guru)
  2. Karya Inovatif (menemukan teknologi tepat guna, menemukan/menciptakan karya seni, membuat/memodifikasi alat pelajaran/peraga/praktikum, mengikuti penyusunan soal) 
Jenjang jabatan Fungsional Guru menurut Permenpan RB No. 16 tahun 2009.

tabel Jenjang jabatan fungsional guru

Unsur Penunjang:
1. Ijazah yang tidak sesui dengan bidang yang diampunya (S1 angka kredit yang diakui 5, S2 diakui 10, dan S3 diakui 15)

2. Melaksanakan kegiatan yang mendukung tugas guru
a. Membimbing siswa dalam praktek kerja nyata, ekstrakurikuler dan sejenisnya diakui 0,17)
b. Sebagai pengawas ujian (tingkat sekolah dan nasional nilainya 0,08)

3. Menjadi anggota organisasi
a. Pengurus aktif (Ak 1)
b. Anggota aktif (AK 0,75)

4. Menjadi anggota kepramukaan
a. Pengurus aktif (AK 1)
b. Anggota aktif (Ak 0,75)

5. Menjadi tim penilai angka kredit (AK 0,04)
6. Menjadi tutor/instruktur (AK 0,04)
7. Perolehan penghargaan tanda jasa,
1) Lencana karya satya:
a. 10 tahun (AK 1)
b. 20 tahun (AK 2)
c. 30 tahun (AK 3)
2) Pengargaan terhadap guru (AK 1)

Cara Menghitung Nilai PKG

Latihan Soal

Nilai PK Guru yang diperoleh oleh Pak Arief adalah 71,42. Nilai ini kemudian dikonversi dengan tabel berikut!
Jadi, setelah dikonversi sesuai tabel di atas, nilai pak Arief ada pada rentang 61-75, sehingga masuk kategori Cukup dengan persentase angka kredit 75%.

Setelah itu, kita dapat menghitung Angka kredit tahunan menggunakan rumus berikut!
Sehingga diperoleh nilai angka kredit tahun itu sebesar 8,5.
Maka nilai angka kredit selama 4 tahun adalah 4 x 8,5 = 34.

Syarat kenaikan pangkat Pak Arief dari III/a ke III/b adalah 50 AKK+3 AKPKB+ 5 AKP. Jika kita perhatikan, walauun Pak Arief telah memenuhi 3 AKPKB dan 5 AKP (dengan Nilai PAK terakhir 100), tetap Pak Arief belum memenuhi angka kredit untuk naik pangkat ke III/b, karena AKK-nya baru mencapai 34, kurang lagi16 untuk mencapi 50.

Perhitungan Dupak
Unsur Utama
1.      Menjadi Wali Kelas 5% dari nilai PKG

2.      Mengawas penilaian dan evaluasi  terhadap proses dan hasil belajar 2% dari Nilai PKG

Contoh Soal:

 Jawaban dari soal di atas dapat dilihat pada file beriku!



Prinsip Dan Karakteristik Penilaian
Oleh: Ni Kade Dwikarti

Folosofi pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara adalah olah piker, olah hati, olah rasa dan karsa, dan olah raga.

Muara atau tujuan pembelalajaran adalah Standar Kompetensi Lulusan. Pembelajaran harus dirancang secara interaktif, menantang, menyenangkan dan memotivasi siswa. Sehingga mampu menimbulkan partisipasi siswa.

Prinsip-prinsip penilaian
1. Sahih: berdasarkan pada data yang dapat diukur
2. Objektii: berdasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas

Demikianlah resume yang dapat kami bagikan, demi kesempurnaan resume ini dapat sahabat revisi sesuai kebutuhan. 
Salam Edukasi.

Wednesday, July 10, 2019

Format Daftar Nilai K13 SD Semester 1 Terbaru

Format Penilaian Kurikulum 2013

Pelaksanaan Kurikulum 2013, belum sepenuhnya dapat dilkaksanakan oleh para guru di satuan pendidikan. Utamanya di sekolah dasar, kebanyakan guru masih bingung dalam melaksanakan penilaian autentik sesuai diharapkan. Untuk itu, pemerintah telah mengeluarkan buku panduan penilaian yang dapat dijadikan pedoman oleh para guru dalam melaksanakan penilaian. Buku ini merupakan penjabaran dari Permendikbud No. 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian (unduh). Apakah sahabat seorang guru SD dan belum punya panduan penilaian Kurikulum 2013 yang terbaru? Jika belum, sahabat sangat beruntung, karena sudah berkunjung ke blog ini. Sahabat dapat mengunduh file pdf Panduan penilaian kurikulum 2013 revisi 2016 (Unduh).


Setelah mempunyai buku panduan penilaian, tentu kita harus membaca untuk memahami kata demi kata. Jika benar-benar kita cermati, pasti kita akan bingung lagi. Terutama untuk membuat instrumen penilaiannya. Jika shabat bingung, Setelah membaca artikel ini sampai habis, pasti tidak akan bingung lagi. Karena kali ini saya akan bagikan instrumen penilaian kurikulum 2013 yang dibuat berdasarkan buku pedoman di atas. Adapun diantaranya:
  1. Daftar Nilai KI 3 dan 4 Semester 1 (unduh)
  2. Penilaian Sikap (unduh)
Baca Juga:
Itulah beberapa instrumen penilaian yang dapat kami bagikan, semoga dapat bermanfaat!
Salam Edukasi

Contoh Pemetaan KD 3 dan KD 4 K13 SD Semester 1 Kelas 1 s/d 6


Tahun Pelajaran 2019/2020 akan segera tiba, sebagai guru tentu harus segera mempersiapkan diri. Mulai dari mempersiapkan administrasi kelas yang diperlukan dalam pembelajaran, misalnya Pemetaan KD 3 dan KD 4.

Pemetaan KD ini sangat penting untuk menyusun perangkat pembelajaran yang lain, seperti silabus dan RPP, serta untuk menyusun evaluasi pembelajaran.

Dalam menyusun pemetaan KD, kita dapat melihat pemetaan yang sudah ada pada buku guru masing-masing kelas. Pemetaan tersebut dapat kita tuangkan ke dalam format pemetaan yang ada pada buku pedoman penilian (unduh) atau dapat kita kembangkan sendiri.
Pada kesempatan ini, kami bagikan contoh Pemetaan KD dari KI 3 dan KD 4 yang dibuat oleh bapak I Made Rai Alit Sentanu, S. Pd. yang dapat disesuaikan lagi berdasarkan kebutuhan sekolah masing-masing.
1. Pemetaan KD Kelas 1 Semester 1 (Unduh)
2. Pemetaan KD Kelas 2 Semester 1 (Unduh)
3. Pemetaan KD Kelas 3 Semester 1 (Unduh)
4. Pemetaan KD Kelas 4 Semester 1 (Unduh)
5. Pemetaan KD Kelas 5 Semester 1 (Unduh)
6. Pemetaan KD Kelas 6 Semester 1 (Unduh)

Baca Juga:
Demikian yang dapat kami bagikan. Semoga dapat bermanfaat.
Salam Edukasi!

Unduh Contoh Prota Dan Program Semester 1 K13 SD Tematik Kelas 1 s/d 6 Gratis

Tahun Pelajaran 2019/2020 akan segera tiba, sebagai guru tentu harus segera mempersiapkan diri. Mulai dari mempersiapkan administrasi kelas yang diperlukan dalam pembelajaran, misalnya Program Tahunan  (Prota) dan Program Semester (Prosem) 1.

Program tahunan (Prota)  dibuat berdasarkan Tema dan Subtema yang muncul pada buku guru. Sedangkan prosem merupakan penjabaran yang lebih rinci dari Prota. Prosem memuat tanggal pertemuan tiap pembelajaran dalam satu semester yang disusun berdasarkan jadwal pembelajaran dan hari efektif belajar sekolah. Dengan demikian, Prosem setiap sekolah akan mempunyai perbedaan.

Pada kesempatan ini, kami bagikan secara gratis contoh Prota dan Prosem kelas 1 s/d 6 Semester 1 Revisi Terbaru, Karya I Made Rai Alit Sentanu, S. Pd. Tentunya dapat disempurnakan dan disesuaikan lagi di sekolah masing-masing.
1. Prota dan Prosem Kelas 1 Semester 1 (Unduh)
2. Prota dan Prosem Kelas 2 Semester 1 (Unduh)
3. Prota dan Prosem  Kelas 3 Semester 1 (Unduh)
4. Prota dan Prosem  Kelas 4 Semester 1 (Unduh)
5. Prota dan Prosem  Kelas 5 Semester 1 (Unduh)
6. Prota dan Prosem  Kelas 6 Semester 1 (Unduh)


Baca Juga:
Demikian yang dapat kami bagikan, semoga dapat bermanfaat.
Salam Edukasi!

Tuesday, July 9, 2019

Contoh Soal Latihan Tes Awal Diklat Peningkatan Mutu Guru

Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Pendidik bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru baik kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadiannya.  Sebelum memulai Diklat,  biasanya peserta diklat diberikanTes Awal untuk mengetahui pengetahuan awal seluruh peserta. Tes awal juga dapat dijadikan latihan guna menghadapi tes akhir diklat, sehingga tes akhir diklat mendapat nilai Baik.
soal tes awal
Gambar Nasumber Memberikan Materi
contoh soal tes awal diklat peningkatan mutu guru
Gambar Peserta Diklat Peningkatan Mutu Guru
Berikut salah satu contoh soal tes awal diklat peningkatan mutu pendidik yang dapat dijadikan soal latihan untuk menghadapi tes akhir diklat.



Disamping soal di atas, untuk memperdalam materi dapat mempelajari materi Diklat peningkatan mutu pendidik berikut!
Materi Penilaian Dupak dan bukti Fisiknya (unduh).

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.