Thursday, May 16, 2019

Contoh Laporan Prajabatan atau Latsar CPNS

Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah syarat bagi CPNS untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebelum tahun 2015, Pelatihan ini dikenal dengan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan (Diklat Prajabatan/Prajab). Dalam Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 tentang pendidikan dan pelatihan jabatan Aparatur Sipil Negara (PNS), antara lain ditetapkan jenis-jenis diklat ASN/PNS. Salah satu jenis diklat adalah Latsar CPNS (Golongan I, II, atau III) yang merupakan syarat pengangkatan CPNS untuk menjadi ASN/PNS sesuai golongan tersebut di atas. Latsar CPNS dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan untuk pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas dan budaya organisasinya supaya mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat.
Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000, Latsar CPNS (Golongan I, II, dan III) bertujuan:
  1. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai dengan kebutuhan instansi.
  2. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
  3. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat.
  4. Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.
Adapun kurikulum yang digunakan adalah 30-40 hari on campus dan 80 hari off campus. On campus adalah Latsar yang diselenggarakan di pusat pelatihan instansi yang mengharuskan peserta Latsar CPNS menginap dengan kegiatan kelas dan program kokurikuler. Sedangkan off campus adalah Latsar yang diselenggarakan di instansi satuan kerja (satker) masing-masing CPNS. Adapun off campus merupakan bagian dari pelaksanaan Aktualisasi yang akan diujikan/diseminarisasi kembali pada hari ke-80 di pusat pelatihan instansi tersebut.

Sistem Penilaian Pelatihan Dasar CPNS (Latsar CPNS) menggunakan persentase poin yang terdiri atas:
  1. Sikap: 10% oleh Tim Bela Negara (BN).
  2. Absensi Kelas: 40% oleh Widyaiswara (WI) yang mengajar.
  3. Ujian: 20% oleh Widyaiswara (WI) yang mengajar.
  4. Aktualisasi: 30% oleh Penguji, Coach, dan Mentor.
Evaluasi Latsar CPNS dibedakan menurut kurikulum. Untuk on campus, evaluasi dilakukan melalui ujian dan seminar Rancangan Aktualisasi. Soal-soal ujian Latsar CPNS berisikan tentang mata pelatihan yang telah dilaksanakan pada kegiatan sebelumnya. Sedangkan Rancangan Aktualisasi merupakan proposal pengajuan aktualisasi (seperti proposal skripsi) yang diujikan melalui Seminar Rancangan Aktualisasi. Kemudian aktualisasi dipraktikkan off campus di sekolah masing-masing dan akan diujikan kembali melalui Seminar Aktualisasi (seperti sidang skripsi).

Bagi yang ingin tahu contoh Laporan Prajabatan, dapat mengunduh pada link berikut.
Contoh Laporan prajabatan (unduh).

Berikut juga kami bagikan video dokumentasi kegiatan off campus.

Tentu contoh laporan di atas hanya contoh, sehingga untuk menyusun laporan Latsar yang sekarang harus disesuiakan dengan panduan yang ada.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Pelatihan_Dasar_Calon_Pegawai_Negeri_Sipil

Thursday, May 9, 2019

Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2019 Tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya

THR 2019

Kabar Gembira!!!
Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Nomor 36 Tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima tunjangan.

Tunjangan Hari Raya diberikan sebesar penghasilan satu bulan pada dua bulan sebelum hari raya (Idul Fitri). Apabila ada perubahan gaji dan belum dibayarkan, maka tetap diberikan selisih kekurangan penghasilan Tunjangan Hari Raya.

Tunjangan hari Raya diberikan kepada:
  1. PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, dan pejabat negara paling sedikit meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan paling banyak meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.
  2. Penerima pensiun meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan tambahan penghasilan.
  3. Penerima tunjangan sebesar tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan.
Tunjangan Hari Raya dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum tanggal hari raya. Namun apabila belum dapat dibayarkan, maka dapat dibayarkan setelah hari raya.

Peraturan ini telah ditetapkan oleh Bapak Presiden RI, Joko Widodo dan telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Bapak yasonna H. Laoly.

Untuk lebih jelasnya dapat membaca file Pdf berikut!


Atau dapat mengunduh filenya pada link berikut!
PP Nomor 36 tahun 2019 Tentang Tunjangan Hari Raya (Unduh)

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2019 Tentang Pemberian Gaji dan Pensiun (Gaji Ketiga Belas)

Gaji Ketiga belas 2019

Kabar Gembira!!!
Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Nomor 35 Tahun 2019 Tentang Pemberian Gaji Ketiga Belas bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota Kepolisian RI, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiuna atau Tunjangan.

Pada pasal 3 disebutkan bahwa, Gaji Ketiga Belas diberikan sebesar penghasilan pada bulan Juni. Apabila ada perubahan gaji dan belum dibayarkan, maka tetap diberikan selisih kekurangan penghasilan ketiga belas.

Gaji ketiga belas diberikan kepada:
  1. PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, dan pejabat negara paling sedikit meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan paling banyak meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.
  2. Penerima pensiun meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan tambahan penghasilan.
  3. Penerima tunjangan menerima tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan.

Peraturan ini telah ditetapkan oleh Bapak Presiden RI, Joko Widodo dan telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Bapak yasonna H. Laoly.

Untuk lebih lengkapnya, dapat membaca pada file Pdf berikut!
Atau dapat mengunduh pada link berikut!
PP Nomor 35 tahun 2019 Tentang Gaji Ketiga Belas (Unduh)

Wednesday, May 8, 2019

Kalender Pendidikan Provinsi Bali Tahun Pelajaran 2019/2020

Kalender Pendidikan Provinsi bali 2019/2020

Tahun Pelajaran 2018/2019 akan segera berakhir, untuk itu Dinas Pendidikan Provinsi Bali telah mengeluarkan Kalender Pendidikan Provinsi Bali Tahun Pelajaran 2019/2020 melalui keputusan Kadis Pendidikan Provinsi Bali Nomor: 420/9630/BPTEKDIK/DISDIK.

Tahun Pelajaran 2019/2020 dimulai pada hari Senin, 15 Juli 2019 dan berakhir pada Sabtu, 11 Juli 2020. Pelaksanaan hari pertama masuk sekolah dilaksanakan mulai tanggal 15 s/d 20 Juli 2019. Penerimaan peserta didik baru dimulai dari Bulan Mei hingga Bulan Juli 2019. Perencanaan kelas dan penyusunan jadwal pelajaran dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan mulai tanggal 5 Agustus 2019.

Jika kita melihat kalender pendidikan, tentu yang paling menarik untuk kita lihat adalah hari liburnya. Pada tahun pelajaran 2019/2020 terdapat beberapa hari libur, yaitu:
  1. Libur Semester 1 berlangsung selama 14 hari (senin, 23 Desember 2019 s/d Sabtu, 4 Januari 2020)
  2. Libur Semester 2 berlangsung selama 14 hari (senin, 15 Juni s/d Sabtu, 20 Juni 2020)
  3. Libur Akhir Tahun pelajaran 2019/2020 berlangsung selama 14 hari (Senin 29 Juni s/d Sabtu, 11 Juli 2020).
  4. Libur dalam puasa selama 2 hari kalender, yaitu pada awal puasa (1 hari) dan sebelum Idul Fitri (1 Hari), berlaku bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Untuk lebih jelasnya dapat membaca pada file Pdf berikut!


Atau dapat mengunduh filenya pada link berikut!
Kalender Pendidikan Provinsi Bali Tahun pelajaran 2019/2020 (unduh)

Cara Ganti Buku Rekening BOS, Jika Terjadi Pergantian Kepala Sekolah/Bendahara

Hallo, Sahabat Bendahara BOS!
Bagaimana Kabarnya?
Tentu baik-baik saja bukan?

Syarat merubah rekening bos


Kali ini kami akan berbagi, cara mengganti buku rekening BOS bila terjadi pergantian kepala sekolah atau bendahara BOS. Tentu mutasi pegawai perlu dilakukan sebagai upaya untuk penyegaran dan peningkatan kinerja pegawai atau instansi. Namun, dengan adanya mutasi, tentu beberapa administrasi sekolah harus diperbaharui, salah satunya rekening BOS. Nah, apa saja syarat yang diperlukan? Tentu masing-masing bank daerah mempunyai kebijakan yang berbeda terkait ini, namun berdasarkan pengalaman yang kami alami di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:
  1. Membawa SK Mutasi (Penempatan) Kepala Sekolah
  2. Fotocopy KTP Kepala Sekolah dan Bendahara BOS
  3. Surat Penunjukkan sebagai Bendahara BOS
  4. Stempel Sekolah
  5. NPWP Sekolah (Jika ada)
  6. Profil Sekolah
  7. Materai Rp6.000,00 (Jaga-jaga jika tidak disediakan Bank)
Khusus untuk di Bali, sebelum merubah rekening, harap dicek terlebih dulu kode rekeningnya, karena seperti yang kami temui di Jembrana, jika ingin merubah rekening, harus dengan cabang BPD yang mempunyai kode tersebut. Contohnya:
  • Kode Rekening 016 dapat dirubah di BPD Negara, Melaya, dan Yehembang (Mendoyo)
  • Kode Rekening 042 hanya dapat diubah di BPD Pekutatan.

Memang kedengarannya lucu, jika di zaman yang serba digital ini, BPD Bali masih belum bisa membuat data yang mudah diakses oleh semua cabang. Namun inilah sistemnya, yang penting kita tahu, sehingga dapat memudahkan langkah kita.

Demikian yang dapat kami informasikan, smeoga bermanfaat untuk sahabat bendahara semua. 

Salam Edukasi!

Monday, May 6, 2019

Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, Panduan PPDB 2019/2020

Panduan PPDB 2019/2020

Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 merupakan dasar hukum dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/K pada tahun pelajaran 2019/2020. 

Pada Pasal 2 disebutkan bahwa, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diharapkan berlangsung secara nondiskriminatif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Pada Pasal 4 juga disebutkan bahwa, PPDB dilaksanakan setiap tahun pada bulan Mei. Adapun tahapan PPDB, yaitu:
  1. Pengumuman untuk calon peserta didik yang dilakukan secara terbuka;
  2. Pendaftaran;
  3. Seleksi sesuai jalur pendaftaran;
  4. Pengumuman penetapan peserta didik baru; dan
  5. Daftar ulang.

Untuk syarat minimal usia sekolah setiap jenjang pendidikan diatur pada Pasal 6 sampai dengan 9. Pasal 6 mengatur tentang syarat minimal peserta didik untuk jenjang TK, yaitu;
  1. 4 s/d 5 tahun untuk kelompok A;
  2. 5 s/d 6 tahun untuk kelompok B.

Pasal 7 mengatur tentang syarat minimal usia sekolah peserta didik kelas 1 SD, yaitu:
  1. 7 tahun (wajib diterima sekolah);
  2. Paling rendah 6 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan atau paling rendah 5 tahun 6 bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan bagi peserta didik yang mempunyai potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional (Jika tidak ada, rekomendasi dapat diberikan oleh dewan guru).
Pada pasal 8 mengatur syarat calon peserta didik kelas 7 SMP, yaitu;
  1. berusia paling tinggi 15 tahun per 1 Juli tahun berjalan.
  2. mempunyai ijazah atau surat tanda tamat belajar SD atau bentuk lain yang sederajat.
Pada pasal 9 mengatur syarat calon peserta didik kelas 10 SMA/K, yaitu;

  1. berusia paling tinggi 21 tahun per 1 Juli tahun berjalan.
  2. mempunyai ijazah atau surat tanda tamat belajar SMP atau bentuk lain yang sederajat.
  3. mempunyai SHUN SMP atau bentuk lain yang sederajat (dikecualikan bagi calon peserta didik yang berasal dari sekolah luar negeri).
Lebih lanjut, pada pasal 16 diatur tentang jalur pendaftaran PPDB, yaitu:
  1. Zonasi (paling sedikit 90% dari daya tampung sekolah)
  2. Prestasi (Paling banyak 5% dari daya tampung sekolah)
  3. Perpindahan tugas ornag tua/wali (Paling banyak 5% dari daya tampung sekolah)
Untuk lebih jelasnya tentang Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang PPDB TK, SD, SMP, dan SMA/K, dapat membaca pada file Pdf berikut.

Atau dapat mengunduh file pdf berikut!
Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang PPDB (unduh)

Baca Juga:

Sunday, May 5, 2019

Panduan dan Materi Gerakan Literasi Nasional (GLN)

Materi Gerakan Literasi Nasional

Untuk meningkatkan kualitas hidup, daya saing, pengembangan karakter bangsa, serta melihat perkembangan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan pada abad ke-21, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi untuk meningkatkan indeks literasi nasional melalui Gerakan Literasi Nasional (GLN). GLN harus dilaksanakan secara masif, baik di dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Tujuan umum Gerakan Literasi Nasional adalah untuk menumbuhkembangkan budaya literasi pada ekosistem pendidikan mulai dari keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam rangka pembelajaran sepanjang hayat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup.


Gerakan literasi dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip-prinsip sebagai berikut.
  • Berkesinambungan artinya literasi harus dilaksanakan secara terus-menerus dan berkesinambungan, tidak bergantung pada pergantian pemerintahan.
  • Terintegrasi artinya pelaksanaan literasi harus terintegrasi dengan program yang dilaksanakan oleh Kemendikbud dan kementerian dan/atau lembaga lain, termasuk nonpemerintah. 
  • Melibatkan Semua Pemangku Kepentingan artinya literasi harus memberikan kesempatan dan peluang untuk keterlibatan semua pemangku kepentingan, baik secara individual maupun kelembagaan.
Dalam GLN, terdapat 6 (enam) literasi dasar yang harus dikuasai, yaitu:
  1. Literasi Baca dan Tulis (unduh materi)
  2. Literasi Numerasi (unduh Materi)
  3. Literasi Sains (unduh Materi)
  4. Literasi Digital (unduh Materi)
  5. Literasi Finansial (unduh Materi)
  6. Literasi Budaya dan Kewargaan (unduh Materi)
GLN mencakup 3 (tiga) ranah, yaitu:
  1. Gerakan Literasi Sekolah
  2. Gerakan Literasi Keluarga
  3. Gerakan Literasi masyarakat

Untuk memperlancar GLN, maka Kemdikbud telah membuatkan Panduan Gerakan Literasi Nasional berikut.


Atau dapat mengunduh langsung pada link berikut!
Pedoman Literasi Nasional (Unduh)

Baca Juga:

Wednesday, May 1, 2019

Nutrisi Untuk Menjaga Ibu Hamil, Masalah Kesuburan, dan keguguran

Nutrisi kesuburan

Masalah kesuburan merupakan suatu hal yang sangat mengganggu, bahkan bisa mengancam keutuhan sebuah rumah tangga. Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria.
Nutrisi Tiens untuk mengatasi kesuburan, yaitu:

  1. Calsium I, cara minum: minggu pertama 1 x setengah saset, selanjutnya 1 x 1 saset. Kalsium berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah kekurangan kalsium pada sel sperma dan sel telur yang dapat menghalangi pembuahan.
  2. Zinz, cara minum, minggu pertama 2 x 2, selanjutnya 3 x 3. Zinz berguna untuk mengaktifkan hormon reproduksi
  3. Muncord (Khusus Pria), cara minum minggu pertama 2 x 2, selanjutnya 3 x 3. Muncord berguna untuk mencegah lemah syahwat pada pria dan mencegah reaksi penolakan sperma.
  4. Vitaline (khusus Wanita), cara minum, minggu pertama 2 x 2, selanjutnya 3 x 3 guna meningkatkan hormone reproduksi wanita.

Secara umum, kehamilan dialami oleh perempuan dewasa yang telah memproduksi sel telur. Lama Kehamilan umumnya 9 bulan.  Kandungan memiliki resiko tertinggi mengalami keguguran pada triwulan pertama. Jadi wanita hamil harus berhati-hati pada masa ini.
Keguguran merupakan salah satu hal yang paling ditakuti oleh para ibu hamil. Keguguran berarti keluarnya janin sebelum bayi mampu hidup, atau usia kehamilan belum 20 minggu.

Untuk menjaga kesuburan, kehamilan dan mencegah keguguran, maka perlu menerapkan pola hidup sehat, dan mengkonsumsi makanan tambahan/suplemen. Salah satu makanan tambahan yang terbukti mampu mengatasi masalah kesuburan, menjaga kesehatan kandungan, dan mempercepat pemulihan pasca keguguran adalah produk TIENS.
Bagi yang berminat dapat memesan melalui SMS/WA ke 085739163529.

Buku Merancang Penilaian Autentik

Hallo sahabat edukasi,
Kali ini kami ingin berbagi tentang sebuah buku pendidikan. Buku ini disusun oleh Kadek Agus Bayu Pramana dan Dewa Bagus Ketut Ngurah Semara PutraKadek Agus Bayu Pramana merupakan seorang guru SD yang bertugas di SD No. 3 Pangsan. Sedangkan Dewa Bagus Ketut Ngurah Semara Putra berprofesi sebagai seorang dosen di Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA).
Merancang Penilaian Autentik

Judul Buku : Merancang Penilaian Autentik
ISBN           : 978-602-52248-5-0
Penulis        : Kadek Agus Bayu Pramana dan Dewa Bagus Ketut Ngurah Semara Putra
Penerbit      : CV.  Grapena Karya
Harga          : Rp55.000,00 belum ongkir

Pemahaman terhadap konsep dasar penilaian dalam pembelajaran harus dimiliki oleh seorang guru. Dengan menelaah hasil penilaian, seorang guru dapat mengatahui sejauh mana keberhasilan proses pembelajarannya. Untuk melaksanakan penilaian autentik yang baik, guru hendaknya bertanya pada dirinya sendiri, khususnya berkaitan dengan: (1) pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik yang akan dinilai, (2) focus penilaian yang akan dilakukan, dan (3) bentuk pengetahuan yang akan dinilai. Untuk itu sebelum melakukan penilaian, seorang guru terlebih dahulu harus menentukan alat ukur yang tepat untuk mengukur kompetensi peserta didik yang hendak dinilai.

Dalam buku ini, penulis memberikan sedikit gambaran tentang hal-hal dasar terkait proses penilaian dalam pembelajaran, antara lain seperti pengertian evaluasi, asessesment, pengukuran, PAN, PAP, metode penilaian hasil belajar, dan masih banyak yang lainnya.

Berikut tampilan depan buku.

Bagi yang berminat, dapat memesan melalui SMS ke No. 085739163529 atau melalui link berikut.
Link WA Pemesanan Buku

Baca Juga:

Demikian yang dapat kami bagilkan, semoga bermanfaat.

Salam Edukasi.

Monday, April 22, 2019

Jasa Cetak Buku Murah, Berkualitas, Dan Gratis Wrapping

Cetak Buku murah berkualitas dan gratis wrapping


Halo,
Salam Edukasi,
Kami dari Surya Dewata menawarkan jasa cetak buku.
Bagi rekan-rekan yang ingin mencetak buku dengan harga murah, maka kami siap membantu. Buku dicetak ukuran A5 dengan kertas BookPaper (Hitam Putih), dan gratis wrapping, sehingga buku jadi sesuai dengan standar toko buku. 

Harga cetak disesuaikan dengan jumlah cetak buku, sesuai daftar berikut!

Cetak > 200 pcs = Rp 100/ Hlm
Cetak 101- 200 pcs = Rp 110/ Hlm
Cetak 51-100 pcs = Rp 125/ Hlm
Cetak 11-50 pcs = Rp 150/ Hlm
Cetak 1-10 pcs = Rp 175/ Hlm
Ditambah biaya cetak cover, hanya Rp 10.000/ Buku.

HARGA CETAK WARNA

Cetak 1-50 Rp. 1.000/ Hlm
Cetak 51-100 Rp 900/ Hlm
Cetak 101-200 Rp 800/ Hlm
Cetak di atas 200 dihitung setelah lihat file.
Ditambah biaya cetak cover, hanya Rp 10.000/ Buku.

Catatan:
Buku berwarna dicetak ukuran A5 dengan kertas BookPaper atau HVS. Ukuran lebih besar maka harga dikalikan dua.

Baca Juga:

Apabila ada pertanyaan atau ingin cetak buku, dapat menghubungi kami di No. 085739163529.