Thursday, September 19, 2019

Unduh Kisi-kisi dan Soal Penilaian Harian K13 SD Semester 1

SOAL PH

Kurikulum, pembelajaran, dan penilaian merupakan satu kesatuan yang saling terkait. Kurikulum merupakan seperangkat rencana yang mencakup tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Pembelajaran dilakukan untuk mencapai tujuan kompetensi dasar tertentu yang telah dirumuskan dalam kurikulum. Sementara itu, penilaian sangat erat hubungannya dengan informasi seputar peserta didik dan pembelajarannya.

Dalam kurikulum 2013, penilaian hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik dan satuan pendidikan. Penilaian oleh pendidik merupakan proses pengumpulan informasi atau data tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan yang dilakukan secara terencana dan sistematis untuk memantau proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar melalui penugasan dan evaluasi hasil belajar. Contoh penilaian oleh pendidik adalah penilaian harian(PH) dan penilaian tengah semester (PTS). PH merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar. Sedangkan PTS merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar peserta didik setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran selama 8-9 minggu. 



Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan merupakan proses pengumpulan informasi atau data tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam aspek pengetahuan dan aspek keterampilan yang dilakukan secara terencana dan sistematis dalam bentuk penilaian akhir dan ujian sekolah/madrasah. Contoh Penilaian oleh satuan pendidikan yaitu Penilaian Akhir Semester (PAS), Penilaian Akhir Tahun (PAT), dan Ujian Sekolah/Madrasah. PAS merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester ganjil. PAT merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester genap. Ujian Sekolah/Madrasah merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai pengakuan prestasi belajar dan/atau penyelesaian dari suatu satuan pendidikan.

Dalam melaksanakan penilaian, tentu guru selaku pendidik wajib mempunyai kumpulan soal Penilaian, baik penilaian harian maupun Penilaian tengah Semester. Bagi sahabat yang belum punya, kami akan bagikan kumpulan soal penilaian harian yang kami miliki lengkap dengan kisi-kisinya. Semuanya dapat diunduh secara gratis dan dapat disempurnakan lagi.

Kisi-kisi penilaian harian (PH) Tematik Semester 1:
Kelas 1 (unduh)
Kelas 2 (unduh)
Kelas 3 (unduh)
Kelas 4 (unduh)
Kelas 5 (unduh)
Kelas 6 (unduh)

Soal penilaian harian (PH) Tematik  Semester 1:
Kelas 1 (unduh)
Kelas 2 (unduh)
Kelas 3 (unduh)
Kelas 4 (unduh)
Kelas 5 (unduh)
Kelas 6 (unduh)

*Catatan: untuk kelas 1, 2, dan 3 masih proses.

Apabila sahabat ingin mendapatkan perangkat pembelajaran yang ter-update lengkap dengan media ajarnya, maka dapat di cek disini.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.

Wednesday, September 18, 2019

Lomba Baca Puisi Tingkat SD Se- Bangli 2019

Kabar gembira untuk adik-adik siswa sekolah dasar! BEM STKIP Suar Bangli mengadakan Lomba Baca Puisi untuk siswa SD Se-Kabupaten Bangli. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 16 September s/d 5 Oktober 2019 pada pukul 09.00-13.00 WITA di Aula Kampus STKIP Suar Bangli.  Setiap peserta hanya dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp50.000,00. Lomba akan dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2019.


Pada saat lomba, setiap peserta membacakan 1 puisi wajib dan 1 puisi pilihan yang disediakan panitia. Peserta tidak diperbolehkan menggunakan alat peraga atau musik pada saat membacakan puisi.

Kriteria Penilaian

Adapun kriteria yang digunakan  acuan oleh dewan juri yaitu:
  1. Penampilan (5-10)
  2. Ekspresi dan Mimik (5-10)
  3. Performance dan Penghayalan (10-20)
  4. Teknik vokal dan intonasi (10-20)
  5. Pelafalan (10-20)
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada akhir lomba, namun hadiahnya akan diberikan pada acara puncak HUT STKIP Suar Bangli pada 16 Oktober 2019.

Untuk informasi lebih lengkap dapat menghubungi panitia di:
  • 087864822098 (Dewa Ayu)
  • 081337852993 (Sanjaya)

Bagaimana adik-adik, tertarik untuk ikut?
Ayo segera daftar!

Demikian yang dapat kami bagikan, bila tulisan ini bermanfaat, bisa dibagikan ke teman-teman yang lain.
Salam edukasi.

Unduh Contoh Administrasi Guru Kelas SD


Unduh Administrasi Guru kelas

Selain mengajar, seorang guru utamanya guru kelas wajib mempunyai administrasi kelas. Banyak jenis buku administrasi kelas yang harus disiapkan guru, misalnya:
  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Tugas dan Kewajiban Guru 
  3. Tata Tertib Kelas 
  4. Jadwal Pelajaran 
  5. Alokas Waktu 
  6. Jadwal Piket Kebersihan 
  7. Pembagian Kelompok Belajar 
  8. Hari Efektif Belajar 
  9. Daftar Riwayat Kesehatan Siswa
  10. Denah Tempat Duduk Siswa
  11. Data Bakat dan Minat Siswa bidang Seni 
  12. Data Kegiatan Ekstrakurikurer 
  13. Data Bakat dan Minat Siswa 
  14. Prestasi yang dicapai siswa 
  15. Daftar Riwayat Kelakuan 
  16. Daftar Kegiatan Study Tour 
  17. Daftar Inventaris Kelas 
  18. Buku Tamu Kelas 
  19. Data buku pegangan guru 
  20. Data buku pegangan Siswa 
  21. Bukti pemeriksaan Administrasi kelas 
  22. Rekapitulasi Absen siswa Tiap semester 
  23. Daftar Bimbingan 
  24. Konsultasi Guru Ke Orang Tua 
  25. Buku Mutasi Siswa 
  26. Buku pengambilan Raport semester 1 
  27. Buku Pengambilan Raport semester 2 
  28. Daftar Prestasi Siswa 
  29. Hasil Rata-rata, pencapaian target dan daya seraf ulangan tengah semester I 
  30. Pengamatan minat belajar Semester 1 
  31. Rekapitulasi nilai raport Semester 1
  32. Hasil Rata-rata, pencapaian target dan daya seraf ulangan tengah semester 2 
  33. Pengamatan minat belajar Semester 2 
  34. Rekapitulasi nilai raport Semester 2 
  35. Dafar Kenaikan kelas 
  36. Pembagian tabungan Siswa 
  37. Daftar Rekapitulasi mutasi siswa masuk 
  38. Daftar Rekapitulasi mutasi siswa keluar 
  39. Rekapitulasi absen siswa 
  40. Daftar Target Taraf seraf mata pelajaran 
  41. Grafik Absen siswa 
  42. Grafik pencapaian target kurikulum 
  43. Grafik taraf serap mata pelajaran esensial 
  44. Grafik taraf serap mata pelajaran non esensial 
  45. Grafik nilai rata-rata raport 
  46. Penghitung Nilai kompetensi dasar 
  47. Program remedial 
  48. Program perbaikan 
  49. Program bimbingan dan konseling Semester I 
  50. Program bimbingan dan konseling Semester II
Apakah sahabat sudah punya semuanya?
Jika belum dapat mengunduhnya pada link berikut!
Administrasi guru kelas (unduh)

Selain administrasi di atas, tentu yang paling utama, seorang guru harus mempunyai perangkat pembelajaran, seperti Prota, promes, silabus, RPP, dan analisis KKM. Bagi sahabat yang belum punya, dapat melihat contohnya pada link berikut!
Perangkat pembelajaran Tematik SD Semester 1 Lengkap (unduh)
Perangkat pembelajaran Tematik SD Semester 2 Lengkap (unduh)
Perangkat pembelajaran Matematia SD Semester 1 Lengkap (unduh)

Apabila sahabat ingin mendapatkan perangkat pembelajaran yang ter-update lengkap dengan media ajarnya, maka dapat di cek disini.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.

Tuesday, September 17, 2019

Soal PTS 1 Kelas IV Bahasa Indonesia 2018/2019

contoh soal PTS

Penilaian tengah semester (PTS) 1 akan segera tiba. Untuk itu adik-adik perlu mempersiapkan diri agar mendapat nilai yang baik. PTS dalam kurikulum 2013 dilaksanakan dalam dua versi, yaitu tes pertema atau per muatan pelajaran, tergantung dengan kebijakan dinas pendidikan masing-masing.

Berikut kami akan bagikan soal berupa kuis online muatan Bahasa Indonesia kelas 4, yang bisa adik-adik gunakan sebagai latihan dalam persiapan menghadapi PTS. Sebelum menjawab tes, baiknya mempelajari materi tentang gagasan pokok dan gagasan pendukung, kata baku, serta teks petunjuk yang ada pada tema 1 s/d tema 3.

Soal online ini berbasis google formulir, dimana mempunyai beberapa keunggulan, seperti:

  1. soal otomatis teracak, sehingga bisa dikerjakan berkali-kali.
  2. cara menjawab yang mudah, bisa melalui HP ataupun laptop asalkan ada koneksi internet.
  3. setelah dikirim, kalian dapat langsung melihat nilai dengan mengklik lihat skor.
Sudah siap untuk latihan?
Isikan namamu terlebih dahulu!   




Selamat berlatih! Bila nilaimu kurang memuaskan, maka dapat diulang lagi. Semoga soal ini bermanfaat.
Salam edukasi.

Pedoman Diklat Calon Pengawas Sekolah

Syarat Diklat Calon Pengawas Sekolah

Penyiapan Calon Pengawas Sekolah dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu tahap proyeksi kebutuhan dan seleksi, pendidikan dan pelatihan, dan pengangkatan pengawas sekolah. Penyiapan Calon Pengawas dilakukan berdasarkan data proyeksi kebutuhan Pengawas Sekolah dalam 5 (lima) tahun ke depan. Proses seleksi meliputi seleksi administrasi dan seleksi substansi. Seleksi administrasi bertujuan untuk mengetahui kelengkapan persyaratan administrasi Calon Pengawas Sekolah. Sedangkan seleksi substansi bertujuan untuk mengetahui potensi bidang pengawasan yang dimiliki Calon Pengawas Sekolah. Seleksi substansi ini diikuti oleh calon Pengawas Sekolah yang telah memenuhi persyaratan administrasi. 

Peserta yang telah lulus seleksi substansi dapat mengikuti Diklat Fungsional Calon Pengawas Sekolah selama 171 Jam Pelajaran (JP) dengan pola sebagai beirkut. 
  1. On the Job Training I (OJT I) sejumlah 25 JP
  2. In Service Training (IST) sejumlah 71 JP
  3. On the Job Training II (OJT II) sejumlah 75 JP

Bagi peserta Diklat yang dinyatakan lulus diberikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal, selanjutnya digunakan untuk memenuhi persyaratan pengangkatan dalam jabatan fungsional Pengawas Sekolah.

Seleksi Administrasi

Seleksi administrasi merupakan penyaringan Bakal Calon Pengawas Sekolah melalui pemeriksaan kelengkapan dokumen yang akan dijadikan bahan penilaian sebagai bukti bahwa Bakal Calon Pengawas Sekolah bersangkutan telah memenuhi persyaratan. Adapun persyaratannya sebagai berikut:
  1. Masih berstatus sebagai guru dan memiliki sertifikat pendidik dengan pengalaman mengajar paling sedikit 8 tahun atau guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah paling sedikit 4 tahun sesuai dengan satuan pendidikannya masing-masing.
  2. berijazah paling rendah Sarjana (S1)/Diploma IV;
  3. memiliki keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan bidang pengawasan; 
  4. memiliki pangkat paling rendah Penata, golongan ruang III/c; 
  5. usia paling tinggi 55 tahun;  
  6. lulus seleksi calon pengawas sekolah; 
  7. telah mengikuti pendidikan dan pelatihan fungsional Calon Pengawas Sekolah dan memperoleh STTPP; dan
  8. setiap aspek penilaian perilaku kerja pada Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil paling rendah bernilai Baik dalam 2 (dua) tahun terakhir untuk setiap aspek penilaian perilaku kerja. 
Untuk lebih jelas terkait dengan Diklat Calon Pengawas dapat dilihat pada pedoman berikut!

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.

Monday, September 16, 2019

Permendikbud Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Juknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Khusus, dan Tambahan Penghasilan PNSD

Juknis Penyaluran TPG 2019

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengeluarkan Petunjuk Teknis terkait penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan bagi Guru PNS Daerah. Petunjuk ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 19 Tahun 2019 (unduh). 

Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru PNS daerah dilaksanakan dengan prinsip:
  • efisien;
  • efektif;
  • transparan;
  • akuntabel; dan
  • manfaat.
Guru PNS daerah yang menerima Tunjangan Profesi harus memenuhi kriteria penerima Tunjangan Profesi.

Tunjangan Khusus diberikan kepada Guru pegawai negeri sipil daerah yang melaksanakan tugas di Daerah Khusus dan memenuhi kriteria yang ditetapkan. Daerah khusus yang dimaksud, yaitu desa sangat tertinggal dari Kemendes PDTT; dan/atau Kementerian.

Penyaluran Tunjangan Profesi bertujuan untuk:
  1. memberi penghargaan kepada Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) sebagai tenaga profesional dalam melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional;
  2. mengangkat martabat Guru PNSD, meningkatkan kompetensi Guru PNSD, memajukan profesi Guru PNSD, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu; dan
  3. membiayai pelaksanaan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang mendukung pelaksanaan tugas sebagai Guru PNSD profesional.
Guru CPNSD dan PNSD penerima Tunjangan Profesi harus memenuhi syarat sebagai berikut:
  1. Berstatus sebagai Guru PNSD yang mengajar pada satuan pendidikan yang tercatat pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Adapun Tunjangan Profesi Guru pendidikan agama dibayarkan oleh Kementerian Agama;
  2. Aktif mengajar sebagai Guru mata pelajaran/Guru kelas atau aktif membimbing sebagai Guru bimbingan konseling/Guru teknologi informasi dan komunikasi pada satuan pendidikan, sesuai dengan peruntukan Sertifikat Pendidik yang dimilikinya;
  3. Memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik;
  4. Memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG) yang diterbitkan oleh Kementerian;
  5. Memenuhi beban kerja Guru PNSD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  6. Memiliki nilai hasil penilaian kinerja paling rendah dengan sebutan “Baik”;
  7. Mengajar di kelas sesuai rasio Guru dan siswa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  8. Guru yang diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan yang belum menerima Tunjangan Profesi Pengawas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  9. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan bagi Guru PNSD atau dinas pendidikan bagi pengawas satuan pendidikan.
Ketentuan kriteria pemenuhan beban kerja Guru PNSD tidak berlaku bagi Guru PNSD dengan ketentuan sebagai berikut.
  1. Guru PNSD yang mengikuti program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dengan pola Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dengan ketentuan Diklat di dalam/luar negeri dilaksanakan paling banyak 600 jam atau selama 3 (tiga) bulan dan mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian dengan menyediakan guru pengganti yang relevan;
  2. Guru PNSD yang mengikuti program pertukaran Guru PNSD dan/atau kemitraan, serta mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian dengan menyediakan guru pengganti yang relevan; dan/atau
  3. Guru yang bertugas di Daerah Khusus.
Guru Garis Depan (GGD) yang diangkat pada tahun 2017 atau Guru PNSD yang diangkat berdasarkan kepentingan nasional langsung mendapatkan Tunjangan Profesi sampai dengan tahun 2019. Untuk tahun selanjutnya GGD berhak untuk mendapatkan Tunjangan Profesi apabila memenuhi kriteria persyaratan penerima Tunjangan Profesi.

Besaran Tunjangan Profesi bagi Guru yang berstatus:
1. CPNSD, dibayarkan sebesar 80% dari gaji pokoknya.
2. PNSD, dibayarkan setara dengan satu kali gaji pokok.

Guru PNSD yang sedang cuti berhak untuk mendapatkan Tunjangan Profesi dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Cuti Tahunan
PNS yang menduduki jabatan Guru PNSD yang mendapat liburan menurut peraturan perundang-undangan, disamakan dengan PNS yang telah menggunakan hak cuti tahunan yaitu maksimal 12 (dua belas) hari kerja pada libur akademik dalam 1  tahun berdasarkan persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian.
  • Cuti Haji
Guru PNSD yang melaksanakan ibadah haji berhak untuk mendapatkan cuti haji apabila yang bersangkutan melaksanakan ibadah haji untuk pertama kalinya. Guru PNSD yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis dan mendapat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian.
  • Cuti sakit
Guru PNSD yang sakit 1 hari sampai dengan 14 (empat belas) hari dalam 1 (satu) bulan berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan bahwa PNS yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis dan mendapat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian dengan melampirkan surat keterangan dari dokter pemerintah.
  • Cuti Ibadah Keagamaan
Guru PNSD dapat melaksanakan ibadah keagamaan (misal umrah) pada saat cuti tahunan. Apabila tidak memungkinkan melaksanakan ibadah keagamaan pada saat cuti tahunan, Guru PNSD dapat mengajukan cuti ibadah keagamaan paling banyak 12 (dua belas) hari dengan ketentuan bahwa Guru PNSD yang bersangkutan melaksanakan ibadah keagamaan untuk pertama kalinya dan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat pembina kepegawaian. 
  • Cuti Melahirkan
  1. Guru PNSD dapat mengajukan permintaan secara tertulis dan mendapat persetujuan cuti melahirkan anak pertama sampai dengan kelahiran anak ketiga pada saat menjadi PNSD, dari pejabat pembina kepegawaian.
  2. Lamanya cuti melahirkan sebagaimana dimaksud pada angka 1) adalah 3 bulan.
  • Cuti Alasan Penting
Guru PNSD dapat menggunakan cuti alasan penting paling lama 14  hari dalam 1  tahun dengan ketentuan bahwa Guru PNSD yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis dan mendapat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian.

  • Cuti Studi
Guru PNSD yang telah memenuhi kualifikasi akademik paling rendah S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik dapat menggunakan cuti studi. Cuti studi dapat diberikan secara periodik setiap 6 (enam) tahun dihitung sejak yang bersangkutan memenuhi kualifikasi akademik dan telah memiliki sertifikat pendidik. Cuti studi dipergunakan untuk melakukan praktik kerja/magang di Dunia Usaha atau Dunia Industri (DUDI) yang relevan dengan tugasnya paling banyak 6 (enam) bulan yang dihitung secara akumulatif dalam jangka waktu 6 (enam) tahun dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. penyelenggaraan praktik kerja/magang dilakukan oleh DUDI yang telah memiliki kerjasama antara DUDI/kementerian lain/lembaga negara dengan Kementerian/Pemerintah Daerah;
  2. Guru PNSD mendapatkan izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian; dan
  3. pejabat pembina kepegawaian menyediakan guru pengganti yang relevan.
Untuk lebih jelas terkait penyaluran tunjangan profesi ini, dapat membaca Permendikbud RI No. 19 Tahun 2019 (unduh) atau datang langsung ke dinas pendidikan masing dan bertanya kepada operator TPG-nya.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.

Lomba Story Telling Siswa SMA/K BEM STKIP Suar Bangli 2019

Kabar gembira untuk adik-adik siswa SMA/K Sederajat. BEM STKIP Suar Bangli kembali menyelenggarakan Lomba Story Telling atau mendongeng.  Lomba kali ini mengambil tema, "Wisdom of Balinese Story." Lomba akan dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2019 di Aula STKIP Suar Bangli. Pendaftaran dibuka hingga tanggal 25 September 2019.

Lomba Story Telling SMA/K STKIP Suar Bangli

Adapun syarat dan ketentuan lombanya, yaitu:
  1. Peserta merupakan siswa SMA/K Sederajat se-Bali Timur (Setelah dikonfirmasi dengan panitia, peserta bisa diikuti oleh siswa SMA/K Se-Bali).
  2. Biaya pendaftaran hanya Rp100.000,00/per peserta.
  3. Peserta wajib melakukan daftar ulang pada hari lomba.
  4. setiap sekolah hanya  boleh mengirimkan maksimal 2 orang siswanya dengan catatan siswa yang pernah menjadi juara pada lomba ini tidak diperkenankan ikut kembali).
  5. Setiap peserta membacakan satu dongeng Bali.
  6. Durasi mendongeng 8 sampai 10 menit.
  7. Cerita dimulai ketika diberi aba-aba oleh panitia.

 Bagi yang juara akan mendapatkan trofi dan hadiah menarik lainnya.

Untuk pembayaran uang pendaftaran dapat melalui transfer ke Bank BRI: 0233011011121533 an. Ni Wayan Raniasih.

Apabila ada yang perlu ditanyakan, dapat langsung menghubungi panitia berikut:

  • I Nyoman Sudirman, S, Pd., M. Pd. (081805652282)
  • Gede Pacung Febriana (082144787390)
  • Ni Komang Juli Artini (087865537828)
Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.

Saturday, September 14, 2019

Daftar Sekolah Penerima BOS Afirmasi dan BOS Kinerja 2019

Penerima BOS Kinerja 2019

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Keputusan Mendikbud RI No. 320/P/2019 Tentang Satuan Pendidikan Penerima BOS Afirmasi dan BOS Kinerja Tahun 2019 (unduh).

BOS Afirmasi diberikan kepada satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Daftar nama sekolah yang memperoleh dana BOS ini ada pada lampiran I Keputusan ini (unduh).



Untuk daerah Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana terdapat 13 sekolah yang mendapat dana BOS Afirmasi, terdiri dari 12 SD dan 1 SMP. Adapun daftarnya sebagai berikut.
  1. SDN 1 Manggissari
  2. SDN 2 Manggissari
  3. SDN 3 Asahduren
  4. SDN 4 Yehembang Kauh
  5. SDN 4 Manistutu
  6. SDN 6 Manistutu
  7. SDN 5 Yehembang Kauh
  8. SDN 1 Manistutu
  9. SDN 2 Asahduren
  10. SDN 1 Yehembang Kauh
  11. SDN 1 Warna Sari
  12. SDN 1 Ekasari
  13. SMPN 5 Melaya


Sedangkan BOS kinerja diberikan kepada satuan pendidikan dasar dan menengah yang memiliki kinerja yang baik dalam memberikan pelayanan pendidikan. Daftar nama sekolah yang menerima dana BOS ini ada pada lampiran II keputusan ini (unduh).



Untuk daerah Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana terdapat 6 sekolah yang mendapat dana BOS Kinerja, terdiri dari 3 SD, 1 SMP, 1 SMA, dan 1 SMK. Adapun daftarnya sebagai berikut.
  1. SDN 1 Lelateng
  2. SDN 2 Mendoyo Dangin Tukad
  3. SDN 2 Mendoyo Dauh Tukad
  4. SMPN 1 Melaya
  5. SMAN 1 Negara
  6. SMKN 4 Negara
Baca Juga: Juknis BOS Afrimasi dan BOS Kinerja 2019

Untuk melihat daftar lengkap penerima BOS Afirmasi dan BOS Kinerja dapat melihat pada lampiran I dan Lampiran II Keputusan Mendikbud di atas.

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga dengan adanya dana  BOS ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

Friday, September 13, 2019

Permendikbud No. 31 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS Afirmasi dan BOS Kinerja

JUKNIS BOS KINERJA

Pada tanggal 5 September 2019, Kemdikbud mengeluarkan Permendikbud No. 31 Tahun 2019 tentang Juknis BOS Afirmasi dan BOS Kinerja (unduh). Jadi Dana  BOS  saat ini, ada 3 jenis, yaitu BOS Reguler, BOS Afirmasi, dan BOS Kinerja.

BOS Reguler adalah program pemerintah pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi Sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik. BOS reguler ini, tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Karena setiap sekolah sudah setiap tahun menerimanya.

BOS Afirmasi adalah program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal. Dana BOS ini bertujuan untuk membantu peningkatan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan oleh pemerintah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Syarat sekolah penerima BOS Afirmasi, yaitu:
  1. menerima BOS Reguler pada tahun anggaran berkenaan;
  2. mengisi data pokok pendidikan paling sedikit 3 (tiga) semester terakhir;
  3. berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar;
  4. memiliki sumber listrik; dan
  5. memiliki jaringan internet.
Dana BOS ini diprioritaskan bagi sekolah yang memiliki jumlah siswa paling sedikit diantara Satuan Pendidikan sesuai jenjang yang ada pada wilayah provinsinya.


Total alokasi BOS Afirmasi yang diberikan kepada satuan pendidikan penerima sebesar Rp24.000.000,00 ditambah dengan alokasi penghitungan jumlah sasaran siswa prioritas sebesar Rp2.000.000,00 dikalikan dengan jumlah siswa.

BOS Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan. Dana Bos ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, sebagai bentuk penghargaan atas kinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.


Syarat Sekolah Penerima BOS Kinerja, yaitu:
  1. menerima BOS Reguler pada tahun anggaran berkenaan dan tahun anggaran sebelumnya;
  2. mengisi data pokok pendidikan 3 (tiga) semester terakhir;
  3. memiliki jumlah siswa paling sedikit: 60 (enam puluh) untuk SD; 90 (sembilan puluh) untuk SMP; dan 180 (seratus delapan puluh) untuk SMA/SMK.
Dana BOS ini diprioritaskan bagi sekolah yang telah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer dan menerapkan proses penerimaan peserta didik baru berdasarkan zonasi.


Penentuan peringkat terbaik pada satuan pendidikan yang memenuhi syarat sebagai penerima Dana BOS Kinerja, berdasarkan:
  1. peningkatan nilai rapor mutu satuan pendidikan selama 2 (dua) tahun terakhir bagi SD pada setiap kabupaten/kota;
  2. peningkatan nilai ujian nasional dan nilai rapor mutu satuan pendidikan selama 2 (dua) tahun terakhir bagi SMP, SMA, dan SMK pada setiap kabupaten/kota; dan
  3. jumlah peserta didik terbanyak bagi SDLB/SMPLB/SMALB/SLB pada setiap provinsi.

Alokasi Dana BOS Kinerja yang diberikan kepada satuan pendidikan penerima sebesar Rp19.000.000,00 ditambah dengan alokasi penghitungan jumlah sasaran siswa prioritas Rp2.000.000,00 dikalikan dengan jumlah siswa.

Bagi Satuan Pendidikan yang telah ditetapkan sebagai Penerima BOS Afirmasi tidak dapat ditetapkan sebagai penerima BOS Kinerja.

Alokasi BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang diberikan kepada satuan pendidikan digunakan untuk membiayai:
  1. penyediaan fasilitas akses Rumah Belajar; dan
  2. langganan daya dan jasa.
Untuk lebih jelas tentang Dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja dapat membaca pada slide berikut!



Demikianlah yang dapat kami bagikan terkait dengan Dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja, Semoga saja Dana ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Dan semoga tidak menambah beban kerja para Bendahara BOS, khususnya yang ada di SD karena kebanyakan guru yang merangkap sebagai bendahara.
Salam Edukasi.

Thursday, September 12, 2019

Buku Siswa PJOK K13 Kelas 4, 5, dan 6

Buku Siswa PJOK kelas 4, 5, 6

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menunjukkan proses dengan memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik terkait kualitas individu, baik bentuk fisik, mental, maupun emosional. Sebagai mata pelajaran, PJOK berperan mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan mental, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai, serta pembiasaan pola hidup sehat.

Buku siswa memuat hal-hal sebagai berikut!
  1. Daftar Tabel
  2. Daftar Gambar
  3. Apersepsi
  4. Peta Konsep
  5. Kegiatan
  6. Ayo Lakukan
  7. Tahukah Kamu
  8. Unjuk Kemampuan
  9. Rangkuman
  10. Evaluasi
  11. Refleksi
  12. Aktivitas Peserta Didik
  13. Umpan Balik
  14. Glosarium
  15. Daftar Pustaka
  16. Indeks
  17. Informasi Penerbit
Untuk memperoleh buku siswa PJOK kelas 4, 5, dan 6 dapat mengunduh pada link berikut!
Buku Siswa PJOK Kelas 4 (unduh)
Buku Siswa PJOK Kelas 5 (unduh)
Buku Siswa PJOK Kelas 6 (unduh)

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat!
Salam Edukasi.

Buku Guru PJOK K13 Kelas 4, 5, dan 6

Buku Guru PJOK kelas 4, 5, 6

Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) mempunyai peranan sangat strategis untuk menciptakan generasi muda yang berwawasan luas. Untuk itu perlu dibuatkan buku guru ynag dapat digunakan guru sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. Buku guru terdiri dari dua bagian, yaitu petunjuk umum dan petunjuk khusus.

Petunjuk umum berisi informasi kegiatan pembelajaran secara umum, yaitu terdiri dari maksud, tujuan, ruang lingkup, struktur Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan Indikator Capaian Kompetensi pelajaran PJOK, strategi dan model umum pembelajaran PJOK, penilaian dalam pembelajaran, alokasi waktu, serta informasi penting lainnya yang diperlukan guru untuk mempersiapkan kegiatan pembelajaran.

Petunjuk khusus berisikan kegiatan operasional buku siswa yang dapat diterapkan guru dalam kegiatan pembelajaran. Guru dapat mengembangkan sendiri sesuai kondisi dan lingkungan sekolah masing-masing. Petunjuk khusus memuat beberapa rubrik seperti:
  1. Pendahuluan
  2. Kegiatan Pembelajaran
  3. Penilain/Evaluasi
  4. Pengayaan
  5. Remidial
  6. Interaksi guru dan orang tua
  7. Glosarium
  8. Daftar Pustaka
  9. Indeks
  10. Lampiran
  11. Informasi Penerbit
Untuk memiliki buku guru mata pelajaran PJOK Kelas 4, 5, dan 6 dapat mengunduh pada link berikut!
Buku PJOK Kelas 4 (unduh)
Buku PJOK Kelas 5 (unduh)
Buku PJOK Kelas 6 (unduh)

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Salam Edukasi

Wednesday, September 11, 2019

CALON PENERIMA TANDA KEHORMATAN SATYALANCANA PENDIDIKAN 2019

Dalam rangka meningkatkan motivasi, dedikasi, dan keprofesionalan guru dan tenaga kependidikan, Dirjen GTK Kemdikbud pada Tahun 2019 menyelenggarakan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan. Penghargaan diberikan oleh Presiden RI kepada guru dan tenaga kependidikan yang melaksanakan tugas minimal 8 tahun secara terus menerus dan telah menunjukkan prestasi dan/atau dedikasi luar biasa dalam berbagai ajang penghargaan yang diselenggarakan Kemdikbud.

Adapun tahapan seleksinya, yaitu:
  1. Tahap pertama Kemdikbud menyurati guru dan tenaga kependidikan yang masuk sebagai nominasi. 
  2. Para nominasi mempersiapkan portofolio untuk dinilai.
  3. Tim dari Kemdikbud turun ke sekolah untuk mengambil portofolio, sekaligus melakukan verfikasi.
  4. Para nominasi yang lolos seleksi portofolio akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan prestasi di depan tim Sekretariat Militer Kepresidenan dan Biro SDM Kemdikbud.
  5. Bagi peserta yang lolos akan dibuatkan SK Penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan yang akan disematkan pada Hari Guru Nasional oleh Bapak Presiden.
Berikut daftar nominasi yang telah lolos tahap seleksi portofolio:


Salah satu peserta yang lolos seleksi portofolio adalah Bapak Edi Arham, S. Pi., M. Pd. Beliau bertugas di SDN Lowata, Kab. Konawe, Prov. Sulawesi Tenggara. Pria yang akrab dipanggil Pak Edi ini tidak menyangka akan masuk nominasi, karena ia mengajar di daerah terpencil yang tidak ada akses listrik dan jaringan seluler.

Namun demikian, Pak Edi telah banyak menorehkan prestasi yang membawanya menjadi nominasi. Adapun beberapa prestasinya, yaitu:
  1. Juara 1 Inobel Kategori MIPA SD 2018
  2. Juara 2 Guru Berprestasi dan Berdedikasi di Daerah Khusus 2018
  3. Finalis ONIP Matematika 2017
  4. Juara 1 Guruku Idolaku Tahun 2018
  5. Pemakalah Terbaik Seminar Nasional 2018
  6. Peserta Terbaik Bimtek Pancasila 2019
  7. Penerima Anugerah 74 Icon Prestasi Pancasila 2019
Satyalancana
Pak Edi Saat Menerima Anugerah 74 Icon Prestasi Pancasila 2019
Melihat prestasi di atas, tentu memang beliau pantas sebagai penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan Tahun 2019. 

Selain Pak Edy, ada Bapak I Ketut Budiarsa, S. Pd. yang berasal dari SDN 12 Dauh Puri, Kota Denpasar, Bali. Beliau juga masuk nominasi karena prestasinya. Adapun beberapa prestasinya, yaitu:
  1. Juara Karya Tulis Tingkat Nasional dalam Simposium Guru 2015 dan meraih 10 Penyaji Terbaik;
  2. Finalis Olimpiade Guru Nasional tahun 2016;
  3. Finalis Lomba Inovasi Pembelajaran 2016;
  4. Peserta Terpilih Seminar Nasional II Tahun 2017. 
  5. Juara 1 Lomba Guru SD Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018.
Satyalancana
I Ketut Budiarsa, S. Pd.
Wah, sungguh luar biasa ya, Pak Edi dan Pak Budi, serta nominator yang lain. Semoga Pak Edi dan Pak Budi bisa merah penghargaan ini. Sukses Selalu.
Salam Edukasi.

Monday, September 9, 2019

Seminar Nasional 2 Tahun 2019, Gratis dan Dibiayai

Kabar gembira!!!
Kesharlindung Dikdas kembali menyelenggarakan Seminar Nasional II di tahun 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi guru dalam berkarier, meningkatkan kemampuan guru dalam menulis karya ilmiah, dan mendiseminasikan gagasan inovatif, pengalaman terbaik, atau hasil penelitian guru.

Peserta yang boleh ikut dalam kegiatan ini adalah: 1) guru pendidikan dasar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang lolos seleksi artikel dan administrasi secara online; 2) guru yang memiliki izin mengikuti seminar dari kepala sekolah.

Tema Seminar Nasional Tahun 2019 adalah “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru Pendidikan Dasar pada Era Revolusi Industri 4.0” dengan subtema sebagai berikut. 
  1. Guru yang unggul berhati Indonesia berideologi pancasila 
  2. Penguatan Pendidikan Karakter 
  3. Menstimulasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS) 
  4. Pendekatan Science-Technology-Engineering-Art-Math (STEAM) 
Berdasarkan tema di atas, ada beberapa deskripsi Subtema, yaitu: 
  1. Guru yang unggul berhati Indonesia berideologi pancasila Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai pengabdian kepada negara dan bangsa Indonesia yang berideologi Pancasila 
  2. Penguatan Pendidikan Karakter Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai implementasi nilai-nilai utama pendidikan karakter (religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas) berbasis kelas, budaya sekolah, dan masyarakat.
  3. Pembelajaran yang Menstimulasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS) Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai upaya guru dalam mengembangkan pembelajaran dan penilaian yang menstimulasi HOTS. 
  4. Pendekatan Science-Technology-Engineering-Art-Math (STEAM) Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai pendekatan pembelajaran STEAM.

Syarat Artikel

  1. Artikel sesuai dengan tema
  2. Artikel merupakan Hasil karya sendiri (asli) disertai pernyataan keaslian naskah bermeterai (contoh format terlampir); 
  3. Belum pernah diseminarkan dan dipublikasikan, serta tidak sedang dalam proses reviu oleh editor jurnal atau media publikasi lainnya; 
  4. Memiliki similarity (tingkat kesamaan dengan tulisan lain/plagiarisme) maksimal 30%; 
  5. Jumlah halaman artikel maksimal 12, termasuk abstrak dan daftar referensi
Untuk lebih jelas dapat membaca pedoman berikut.

Pelaksanaan Seminar Nasional II pada bulan Oktober 2019 di Jakarta. Jadi bagi sahabat yang ikut seleksi dan lolos akan diundang untuk hadir ke Jakarta. Semuanya gratis, senmua akomodasi ditanggung oleh panitia.

Jadwal Seminar Nasional II 2019
Jadwal Seminar Nasional II 2019
Ayo tunggu apalagi, bagi yang sudah punya artikel, segera daftar dan pilih temanya di akun Kesharlindung masing-masing di https://kesharlindung.pgdikdas.kemdikbud.go.id, kemudian cari kegiatan Seminar. Pendaftaran administrasi dibuka sampai 10 September 2019.
Semnas 2 2019
Laman Pendaftaran Semnas 2
Baca Juga: Kumpulan Makalah Seminar Nasional I 2017

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat!
Salam Edukasi.