Sunday, March 31, 2019

Pengertian Cerita Fiksi, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya

Gambar Latar Tempat Sebuah Cerita Fiksi (www.dosenpendidikan.com)

Cerita fiksi adalah cerita yang berupa rekaan atau khayalan penulis. Isi cerita dapat murni berasal dari khayalan penulis, dan dapat juga berdasarkan fakta. Cerita fiksi yang dikarang berdasarkan fakta diperoleh dari berbagai pengalaman, baik pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain. Kemudian, pengalaman tersebut diolah menjadi bahan cerita yang menarik. 

Ciri-ciri cerita fiksi: 
  1. merupakan cerita rekaan atau cerita nyata yang diolah oleh pengarang. 
  2. bertujuan untuk menghibur dengan menceritakan suatu peristiwa. 
  3. disajikan dalam alur cerita. 
  4. menggunakan bahasa yang komunikastif. 
  5. menggunakan bahasa tidak baku. 
Ada berbagai jenis cerita fiksi, di antaranya sebagai berikut. 
1. Cerita rakyat merupakan cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau dan menjadi ciri khas di setiap bangsa. Pada umumnya cerita rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat atau asal usul suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia, dan dewa.  Jenis cerita rakyat antara lain: cerita jenaka, mite, fabel, legenda, dan saga. 
  • Cerita jenaka adalah cerita pendek berisi kebodohan atau kecerdikan seseorang dan menimbulkan senyum atau tawa bagi pembaca atau pendengar. Contoh: Pak Pandir, Pak Belalang, dan Lebai Malang. 
  • Mite adalah cerita berhubungan dengan kepercayaan suatu benda, peristiwa gaib, alam gaib, atau yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib, seperti dewa, peri, dan Tuhan. 
  • Fabel adalah cerita dengan tokoh-tokoh binatang yang diceritakan hidup dan bermasyarakat seperti manusia. Contoh: Kancil dengan Buaya dan Burung Bangau. 
  • Legenda adalah cerita lama mengisahkan riwayat terjadinya suatu tempat atau wilayah, kejadian alam, asal-usul suatu benda, atau kejadian di suatu tempat atau daerah. Contoh: Terjadinya Gunung Tangkuban Perahu dan 
  • Saga adalah cerita lama yang mengandung unsur sejarah, misalnya kepahlawanan. Contoh: Calon Arang dan Lutung Kasarung. 

2. Cerpen adalah cerita fiksi yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang kehidupan manusia melalui tulisan pendek. Cerpen dapat selesai dibaca dalam sekali duduk. Contoh: cerpen-cerpen anak pada majalah atau surat kabar. 

3. Novel adalah cerita fiksi yang panjang dan mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak setiap tokoh. Contoh: Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.
Sumber: Buku Guru Kelas IV 2017.
                www.dosenpendidikan.com

Mohon berkomentar secara bijak sesuai dengan topik pembahasan! Terima kasih.
EmoticonEmoticon