Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Langkah-Langkah Menulis Esai

menulis

infoduniaedukasi.com. Esai merupakan salah satu bentuk karya tulis yang mendeskripsikan pendapat penulis terhadap suatu topik tertentu. Terdapat dua jenis esai, yaitu esai ilmiah dan esai sastra. Esai ilmiah lebih bersifat objektif, sedangkan esai sastra lebih bersifat subjektif. 

 Sebelum menulis esai, sahabat perlu mengetahui langkah-langkahnya, yaitu:

  1. menentukan tema atau topik
  2. membuat outline atau garis besar ide-ide yang akan dibahas
  3. menuliskan pendapat sendiri sebagai penulis terhadap topik yang dibahas dengan kalimat singkat dan jelas
  4. menulis tubuh esai, dimulai dengan memilah poin-poin penting yang akan dibahas.
  5. membuat paragraf pertama sebagai pendahuluan yang berisi alasan atau latar belakang penulisan esai.
  6. menuliskan kesimpulan tentang pendapat dari gagasan kita sebagai penulisnya.
  7. memberikan sentuhan akhir pada tulisan
Esai yang baik, minimal terdiri dari lima paragraf, yaitu:
  1. Paragraf pertama: memperkenalkan topik yang akan dibahas dan gagasannya.
  2. Paragraf kedua sampai keempat: ketiga paragraf ini merupakan tubuh dari esai yang berisikan kalimat pendukung gagasan dan argumen-argumennya berdasarkan analisis relevansi dan relasinya dengan subtopik yang dibahas.
  3. Paragraf kelima: pada paragraf ini ditulis kembali gagasan dan subtopik yang dibahas pada paragraf kedua sampai keempat sebagai kesimpulan untuk meyakinkan pembaca.
Sebuah esai terdiri dari 3 bagian, yaitu satu paragraf pendahuluan, beberapa paragraf pengembang, dan satu paragraf penyimpul. Adapun penjelasannya sebagai berikut.
  1. Paragraf Pendahuluan: Paragraf pertama yang mengawai sebuah esai. Paragraf ini mempunyai 4 tujuan, yaitu: 1) mengenalkan topik dan esai, 2) memberikan latar belakang umum topik, 3) memberikan petunjuk rencana esai secara keseluruhan, dan 4) membangkitkan minat pembaca.
  2. Paragraf Pengembang (Paragraf Batang tubuh):  Paragraf ini menjelaskan dan menguraikan pernyataan pada paragraf pendahuluan.
  3. Paragraf Penyimpul (Penutup): Paragraf penutup terdiri dari; 1) ringkasan masalah utama, 2) pernyataan kembali gagasan dengan menggunakan kata-kata yang lain, 3) komentar akhir tentang pokok bahasan.
Dengan memperhatikan beberapa aturan penulisan esai di atas, maka esai yang ditulis menjadi lebih berkualitas.
Demikian yang dapat kami bagikan tentang cara menulis esai. Semoga bermanfaat.
Salam Literasi.

I Wayan Ardika
I Wayan Ardika Saya adalah Seorang Guru yang mengajar di SDN 6 Yehembang, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana, Bali. Melalui Blog ini, saya ingin terus belajar sambil berbagi.

Posting Komentar untuk "Langkah-Langkah Menulis Esai"