Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Sertifikat Pendidik Hambat Kenaikan Pangkat Guru? Ini Jawabannya

Hallo Sahabat Edukasi
Apa Kabar? 
Pastinya sehat-sehat saja kan!
Kali ini, kami akan berbagi tentang Sertifikat Pendidik yang dapat menghambat Jabatan Fungsional Guru jika tidak memilikinya.
Serdik hambat Kenaikan pangkat Guru

Belakangan ini, banyak guru yang dibingungkan karena tidak dapat mengusulkan kenaikan pangkat karena belum mempunyai sertifikat pendidik. Apakah ini benar? apa hubungan sertifikat pendidik dengan Jabatan Fungsional, dan kenaikan pangkat guru? Simak Penjelasan berikut!


Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya diatur dalam Permenpan RB Nomor 16 tahun 2009. Pada pasal 30 ayat 1 disebutkan bahwa, PNS yang diangkat pertama kali dalam jabatan fungsional guru harus memenuhi pesrsyaratan berikut;

  1. berijazah paling rendah Sarjana (S1) atau Diploma IV, dan bersertifikat pendidik;
  2. pangkat paling rendah golongan penata muda golongan ruang III/a;
  3. setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian  Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) atau sekarang disebut Penilaian Prestasi Kerja (PPK) paling rendah bernilai baik dalam satu tahun terakhir; dan 
  4. mempunyai kinerja baik yang dinilai pada masa Program Induksi.

Kapan syarat di atas mulai berlaku?

Bagaimana dengan guru yang diangkat sebelum tahun tersebut?
Peraturan ini berlaku bagi guru yang diangkat setelah pemberlakuan Permenpan RB No. 16 tahun 2009, yaitu tanggal 10 November 2009. Bagi guru yang diangkat setelah peraturan ini dan diangkat dalam jabatan Jabatan Fungsional Guru sebelum mempunyai sertifikat pendidik, jabatan fungsionalnya tidak sah dan tidak diakui lagi, bahkan semua tunjangan kependidikan yang diperoleh dapat dibatalkan. Karena Jabatan Fungsionalnya tidak sah, maka kenaikan pangkatnya tidak dapat dilakukan secara pilihan (Jabatan Fungsional Guru), seharusnya naik pangkat secara reguler dalam posisi staf yang dapat dilakukan setiap 4 tahun sekali. Hal ini dikarenakan, PNS yang bekum diangkat ke dalam jabatan fungsional bukan karena kesalahannya, dimungkinkan untuk dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi melalui jalur reguler. Apabila PNS tersebut telah memenuhi syarat untuk diangkat dalam jabatan fungsional guru, maka perhitungan kebutuhan angka kreditnya untuk kenaikan pangkat selanjutnya dihitung berdasarkan jenjang jabatan dan angka kredit yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terdapat pengecualian untuk guru yang diangkat mulai golongan II. Guru yang diangkat mulai dari Golongan II tidak memerlukan sertifikat pendidik berdasarkan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 84 Tahun 1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya

Nah sudah terjawab kan?
Ternyata Sertifikat Pendidik hanya diperuntukkan untuk memperoleh Jabatan Fungsional Guru, walaupun Jabatan Fungsional Guru diperlukan dalam kenaikan pangkat guru melalui jalur pilihan. Namun Guru tetap dapat naik pangkat secara Reguler, jika belum mempunyai Jabatan Fungsional Guru. Jadi intinya, Sertifikat pendidik tidak menghambat kenaikan pangkat guru, tetapi dapat menghambat untuk memperoleh jabatan fungsional guru. 
Demikian yang dapat kami bagikan, semoga dapat bermanfaat. Namun untuk info lebih jelas dan lengkap, silahkan sahabat datang ke kantor BKPSDM atau BKN terdekat.
Salam Edukasi.

Sumber: 
Permenpan RB Nomor 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jembrana



I Wayan Ardika
I Wayan Ardika Saya adalah Seorang Guru yang mengajar di SDN 6 Yehembang, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana, Bali. Melalui Blog ini, saya ingin terus belajar sambil berbagi.

15 komentar untuk "Benarkah Sertifikat Pendidik Hambat Kenaikan Pangkat Guru? Ini Jawabannya"

  1. Salam kenal Pak...
    Saya terangkat dari golongan IIb tahun 2010, apa saya juga termasuk kategori yang SK jabatan fungsionalku yg keluar tahun 2012 batal atau tidak berlaku sehingga tidak biaa digunakan sebagai kelengkapan kenaikan pangkat.
    terima kasih 🙏🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Pak Abdulah, menurut yang saya tahu, Terdapat pengecualian untuk guru yang diangkat mulai golongan II. Guru yang diangkat mulai dari Golongan II tidak memerlukan sertifikat pendidik berdasarkan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 84 Tahun 1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Bisa dibaca permennya pak ya. Atau untuk info lebih jelas dan lengkap dapat bertanya ke BKD terkait pak, terima kasih

      Hapus
  2. salam kenal pak, saya mau tanya ...
    saya diangkat tahun 2006 dan gol. saya sekarang IIId karena belum memiliki sertifikat pendidik apakah saya bisa mengusulkan ke IVa berhubung sdh empat tahun. Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal pak. Bisa pak karena Permenpan RB No. 16 tahun 2009, mulai berlaku tanggal 10 November 2009. karena bapak diangkat 2006, jadi masih bisa naik pangkat dengan jabatan fungsional guru. Namun untuk lebih jelas bapak dapat menanyakan ke BKD ya. Terima kasih.

      Hapus
  3. Salam kenal pak,saya guru SMK yg pada tahun 2018 saya mengurus kenaikan pangkat secara reguler karena belum memiliki serdik dan skrang saya gol 3b fungsional umum.kmudian di akhir Thun 2019 saya sudah memiliki serdik.saat ini sy ingin mengurus SK jabatan fungsional guru,apakah bisa,dan syaratnya apa saja pak.mohon pencerahannya terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa pak, Jabatan Fungsional Guru Pertama pak, sesuai dengan pangkatnya. Untuk syaratnya ada di artikel di atas pak ya, atau dapat bertanya langsung ke Dinas pendidikan atau BKD terkait pak. Salam kenal dan terima kasih sudah berkunjung pak.

      Hapus
    2. Salam kenal pak saya mau tanya saya adalah guru kelas dan berserdik bahasa Inggris apakah tidak bisa mengajukan SK jabatan fungsional karena serdiknya bukan guru kelas

      Hapus
    3. Salam kenal pak budi, maaf baru balas. Terima kasih sudh berkunjung.
      Kalau Bapak Guru kelas dengan serdik Bahasa Inggris, menurut peraturan linieritas guru berserdik 2019, tentu bisa linier dan diajukan jabfung jika mempunyai Ijasah PGSD/Psikologi. mohon maaf apakah ijazah bapak sudah PGSD?
      untuk lebih jelas dapat membaca aturannya di sini:
      https://www.infoduniaedukasi.com/2019/06/permendikbud-no-16-tahun-2019-tentang.html
      Terima kasih sudah berkunjung pak Budi

      Hapus
  4. Salam Kenal, Saya Guru SD yang diangkat dari K2 Tahun 2014, kemungkinan besar teman2 yang diangkat dari K2 belum memiliki Sertifikat Pendidik, karena belum ada kesempatan untuk mengikuti PPG, Jadi menurut saya kalau Peraturan ini digunakan regulasi untuk guru yang belum mengikuti PPG dipermudah agar segera memiliki sertifikat pendidik

    Atur Nuhun

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal pak. Mudah2 bapak dan kawan2 segera dipanggil untuk PPG ya. Amin. Namun walau belum punya serdik, bapak masih dapat naik pangkat secara reduler. Nanti ketika sdh punya serdik, baru naik pangkat dengan fungsional guru. Lebih jelas dapat bertanya ke BKDnya pak ya. Terima kasih sudah berkunjung.

      Hapus
    2. Kalo guru kelas SD pnya serdik BHS.inggris bisa gak pak buat pngajuan SK jabfung?

      Hapus
    3. sdh saya jawab di atas ya pak, terima kasih sudah berkunjung

      Hapus
  5. Salam kenal pak, Sy guru madrasah pengangkatan 2019. Kami d kabarkan bagian kepegawaian tdk bisa naik pangkat bila tdk punya sertifikat pendidik. Kami sudah terlanjur di berikan SK fungsional. Tapi kami tdk bisa mengurus kenaikan pangkat melalui PAK.

    Bila merujuk pd regulasi permenpan dan peraturan bersama, serdik di butuhkan utk menduduki jabatan fungsional, dan kalau Sdh fungsional kenaikan pangkat berdasarkan PAK.

    Dlm regulasi tdk di sebutkan utk kenaikan pangkat harus punya serdik, yang ada utk menduduki jabatan fungsional guru harus memiliki serdik

    Mohon pencerahannya...

    BalasHapus
  6. Mencoba menjawab pak, berdasakan Permen PANRB No. 16 tahun 2009 bahwa guru yang diangkat pertama kali harus mempunyai Jabatan fungsional. Untuk memperoleh jabatan fungsional, guru harus punya sertifikat pendidik. Bagi yang diangkat sebelum peraturan ini berlaku atau guru yang diangkat dari golongan 2, masih bisa naik pangkat dengan jabatan fungsional guru. Karena bapak diangkat di tahun 2019, maka bapak harus punya serdik untuk bisa dapat jabfung dan naik pangkat dalam jabatan guru. Walau Bapak sudah punya jabfung, Jabfung itu dianggap tidak sah. Namun bapak tetap dapat naik pangkat secara reguler dalam jabatan bapak struktural. Nanti kalau sudah punya serdik bisa mengusulkan jabfung sesuai pangkatnya. Semoga bisa menjawab. Terima kasih sudah berkunjung Pak Tama, salam kenal.

    BalasHapus
  7. Salam Kenal Kak, mohon izin bertanya. saya saat ini cpns sedang program induksi..nah jika saat ini saya ikut berbagai pelatihan seperti guru belajar seri AKM , apakah sertifikat guru belajar seri AKM bisa dihitung angka kredit nantinya saat penghitungan/pengusulan nagka kredit pertama utk kenaikan pangkat?

    Mohon penjelasannya, terimakasih sebelumnya

    BalasHapus

Mohon berkomentar dengan menggunakan akun google. Komentar yang Anonim akan kami hapus, karena kami anggap Spam. Terima kasih telah berkunjung, jangan lupa ikuti Info Dunia Edukasi untuk mendapat update terbaru.