Thursday, August 8, 2019

Cara Menentukan KKM Kurikulum 2013

Hallo sahabat,
Kali ini kami akan berbagi tentang cara menentukan KKM dalam kurikulum 2013.
Bagaimana caranya?
Simak artikel ini sampai habis!
Aplikasi KKM
Tampilan Depan Aplikasi
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) merupakan kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan mengacu pada standar kompetensi kelulusan (SKL), dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, karakteristik muatan pelajaran, dan kondisi Satuan Pendidikan. Penentuan KKM harus mempertimbangkan setidaknya 3 aspek, yakni karakteristik muatan/mata pelajaran (kompleksitas), karakteristik peserta didik (intake), dan kondisi satuan pendidikan (pendidik dan daya dukung). 
  1. Aspek karakteristik materi/kompetensi ditentukan dengan memperhatikan kompleksitas KD, dengan mencermati kata kerja yang terdapat pada KD tersebut dan berdasarkan data empiris dari pengalaman guru dalam membelajarkan KD tersebut pada waktu sebelumnya. Semakin tinggi aspek kompleksitas (tingkat kesukaran) materi/kompetensi, semakin rendah KKMnya. 
  2. Aspek intake yaitu memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentifikasi berdasarkan hasil ujian jenjang sebelumnya, hasil tes awal yang dilakukan oleh sekolah, atau nilai rapor sebelumnya. Semakin tinggi aspek intake, semakin tinggi pula nilai KKMnya. 
  3. Aspek guru dan daya dukung antara lain memperhatikan ketersediaan guru, kesesuaian latar belakang pendidikan guru dengan mata pelajaran yang diampu, kompetensi guru (misalnya hasil Uji Kompetensi Guru), rasio jumlah peserta didik dalam satu kelas, sarana prasarana pembelajaran, dukungan dana, dan kebijakan sekolah. Semakin tinggi aspek guru dan daya dukung, semakin tinggi pula nilai KKMnya.
Adapun langkah-langkah dalam menentukan KKM, yaitu:
  1. Hitung jumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap muatan pelajaran pada setiap kelas dalam satu tahun pelajaran.
  2. Tentukan komponen-komponen yang termasuk aspek kompleksitas, intake, pendidik dan daya dukung.
  3. Tentukan nilai untuk setiap aspek dengan skala 0-100 dengan mempertimbangkan aspek kompleksitas, intake, pendidik dan daya dukung.
  4. Tentukan skor tiap aspek dengan rumus: Skor Komponen = (Skor yang diperoleh :100)x Skor Maksimum.
  5. Tentukan skor tiap aspek dengan rumus: KKM per KD = Jumlah total setiap aspek : jumlah total aspek.
  6. Tentukan KKM setiap muatan pelajaran dengan rumus: KKM per KD = Jumlah total KKM per KD : Jumlah total KD.
  7. Tentukan KKM Satuan Pendidikan, ditetapkan dengan memilih KKM yang terendah dari seluruh KKM muatan/mata pelajaran. KKM ini digunakan dalam menentukan rentang predikat. Rumus menentukan rentang predikat adalah (nilai maksimum-KKM satuan pendidikan) : 3. Misalnya sebuah sekolah KKM satuan pendidikannya 60, maka rentang predikatnya adalah (100 - 60): 3 = 13,33. Sehingga rentang predikat untuk setiap rendang adalah 13 atau 14.
Untuk mempermudah dalam menentukan KKM, dapat menggunakan aplikasi yang berbasis Microsoft Excel. Berikut salah satu contoh aplikasi yang dibuat oleh Bapak Alit Sentanu.
Aplikasi KKM Kelas 1 (unduh)
Aplikasi KKM Kelas 2 (unduh)
Aplikasi KKM Kelas 3 (unduh)
Aplikasi KKM Kelas 4 (unduh)
Aplikasi KKM Kelas 5 (unduh)
Aplikasi KKM Kelas 6 (unduh)
Rekap KKM Satuan Pendidikan (unduh)


Demikian yang dapat kami bagika, semoga bermanfaat.
Salam edukasi.

Saya adalah Seorang Guru yang mengajar di SDN 6 Yehembang, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana, Bali. Melalui Blog ini, saya ingin terus belajar sambil berbagi.

Media dan Perangkat Pembelajaran Lengkap

Media dan Perangkat Pembelajaran Lengkap
Hanya Rp125.000,00 (Info & pemesanan klik gambar)